MOBIL MOGOK DI TOL, PENUMPANGNYA DIRAMPOK – Poskota.co

MOBIL MOGOK DI TOL, PENUMPANGNYA DIRAMPOK

ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Hati-hati bila mengalami mogok kendaraan di Tol Purbaleunyi, banyak begal gentayangan. Penumpang mobil Suzuki Carry yang mogok di Jalan Tol Purbaleunyi, Kabupaten Bandung Barat, dirampok. Satu penumpang yang melawan ditikam senjata tajam.

Pengalaman pahit itu dialami Andri Yuliansyah,30, anggota TNI AD Asrama I Yon Armed Cimahi dan dua penumpang Hendra Irawan serta Junaidi berprofesi sebagai wiraswasta mogok karena kehabisan bensin di jalan tol.

Lokasi perampokan tepatnya di KM 101 Purbaleunyi arah Jakarta-Bandung, kejadian sekitar jam 02.30 WIB.

Ceritanya, karena kehabisan bensin, lalu berhenti di pinggir jalan tol, kemudian Andri dan Hendra keluar mobil untuk mencari bensin ke pemukiman warga yang berada di luar jalan tol.

Setelah mencari bensin, Andri dan Hendra menemukan Junaidi yang menunggu mobil mengalami luka dan terdampar di pinggir jalan tol karena dilukai perampok.

Berdasarkan laporan korban, pelaku diduga berjumlah empat orang dengan ciri-ciri, tiga orang tinggi besar berambut cepak serta satu orang pendek kecil menggunakan cadar berambut gondrong.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono yang dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa di tengah jalan tol tersebut.
“Pelaku dalam pengejaran,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)