KORBAN CUP-CUP BANG IPUL ADA LAGI – Poskota.co

KORBAN CUP-CUP BANG IPUL ADA LAGI

saifulPOSKOTA.CO – Masih soal Syaipul Jamil, penyanyi dangdut. Belum selesai di BAP (berita acara pemeriksaan) polisi, kini ada lagi seorang pria muda yang ngaku pernah di cup-cup sama mantan suami Dewi Persik.

Kisahnya hampir sama cerita DS, yang diajak nginep di rumahnya lalu dicup-cup. Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo, mengatakan, memang ada laporan baru, tapi yang bersangkutan belum mau diperiksa penyidik. “Masih lisan tapi sudah melapor,” tuturnya

Nazarudin Lubis kuasa hukum Syaipul Jamil yang dikonfirmasi mempersilahkan siapa saja melapor. “Kalau sudah 6 bulan itu sudah berubah. Tapi kalau dia tak bisa membuktikan, kami akan tuntut balik. Pasal 242 laporan palsu itu diancam 9 tahun ayat 2-nya,” kata Nazarudin.

Sebelumnya Raidin Anom, pengacara korban mengungkapkan, tindakan cabul Ipul terhadap kliennya itu terjadi pada tahun 2014 lalu. Awalnya, korban bertemu dengan Ipul di sebuah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut di sebuah stasiun televisi swasta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)