oleh

Ilustrasi : Satu Gambar Dapat Berbicara Melebihi 1000 kata?

Ilustrasi merupakan jembatan imajinasi, menjembatani pemahaman atas makna atau pesan yg disampaikan dalam tulisan. Dalam bidang edukasi ilustrasi menjadi sangat penting yg mendasari untuk membantu anak anak mencintai buku atau pelajaran bahkan membaca.

Transformasi nilai nilai dan pengetahuanpun dapat dilakukan melalui ilustrasi. Kita dapat melihat pola pendidikan pada negara negara yg sudah maju : buku pelajaran anak anak diberikan cukup tebal dan lebar, gambarnya banyak tulisan sedikit.

Meningkat pada jenjang yg lebih tinggi, gambar diperkecil tulisan diperbanyak, dst. Hingga semua tulisan tidaknada gambar. Membaca buku pelajaran, sejarah, ceritera, cerpen hingga novel memerlukan daya imajinasi tinggi.

Ilustrasi sangat membantu untuk menangkap makna dari tulisan dan menginterpretasinya. Pendidikan merupakan bagian dasar bagi kaderisasi dan menyiapkan masa depan bangsa yg lebih baik. Romo mangun Wijaya mengatakan : ” Pada pendidikanlah tergantung masa depan bangsa”.

Ilustrasi merupakan bagian dari upaya mencerdaskan bangsa. Di era post truth banyak penyesatan hingga pembodohan. Inipun juga dari plesetan2 ilustrasi yg digunakan dalam berbagai kepentingan yg kontra produktif. Namun sebenarnya ilustrasi juga mampu menjadi pencerah atau counter issue. Ilustrasi setiap jaman ada model dan ilustratornya.

Demikian juga ilustrator dg ilustrasinya memiliki jamannya sendiri. Ilustrator bekerja tidak sebatas menggambar namun juga memberikan jiwa atas gambarnya. Sebagai contoh CornelisJetses sbg ilustrator pd buku buku terbitan JB Walters yg merupakan buku buku pendukung pendidikan di Hindia Belanda mampu menggambarkan situasi berdasarkan corak masyarakat dan kebudayaan jawa pd masa itu.

Walaupun ia sendiri konon kabarnya belum pernah ke Hindia Belanda. Bambang Margono dg gaya gareng petruk dalam ilustrasinya digemari atau diterima pembacanya pd masa itu. Kho ping ho sbg pengarang cerita silat didukung kuat oleh Yanes sbg ilustratornya.

Untuk menggambarkan corak masyarakat dan kebudayaan china klasik. SH mintardja sbg pengarang serial Api di Bukit Menoreh sangat terbantu oleh ilustratornya Heri wibowo dan Ken tardjo misalnya, mampu mengilustrasikan situasi berdasar corak masyarakat dan kebudayaan jawa pada jaman kerajaan paska Majapahit. Dan masih banyak lagi tokoh tokoh ilustrator handal lainnya.

Ilustrasi berhimpitan dg kartun kari katur dan komik. Mereka dalam konteks yg berbeda namun juga sama sbg pembuat jembatan imajinasi yg membantu penulis maupun pembacanya. Karya karya ilustrator yg mengglobal mampu menginspirasi scr luas spt Norman Rockwell, Don Lawrence, Herge, Fujiko F Fujio, Albert Uderzo, Walt Disney dsb.

Mereka mampu menjadi ikon bahkan memiliki penggemar yg terus berkembang dalam komunitas komunitas virtual. Taknkalah pentingnya membahas ilustrasi di Indonesia untuk mengenal tokoh2nya seperti: kho wan gie, RA Kosasih, Ganes TH, Jan Mintaraga, Wid Ns, Hasmi, Hans Jaladara, Gm sudarta, Pramono, Dwi Koendoro, Wedha( abdul Rasyid), Si Jon, Bambang Sakuntala, Floren dsb.

Karya karya ilustrasinya mampu membuat orang terpesona bahkan hingga bernostalgia. Karya karya ilustrator muda yg mendunia spt: Jitet Kustana, Apri Kusbiantoro dll ini menjadi suatu kebanggaan dan kekuatan bagi pemgembangan seni rupa khususnya pad ilustrasi. Walaupun jaman berbeda dan mediapun beralih ke digital namun prinsip2 menjembatani, mencerahkan, memudahkan, mencerdaskan ini sama.

Ilustrasi dengan gambar menterjemahkan kata kata dalam visual. Melalui gambar penangkapan atau kemampuan indera menginput memproses dan menjadi memori atau mengeluarkan kembali akan lbh cepat bisa saja lebih mudah. Pada umumnya gambar dianggap lbh menarik dari kata katanya. Dari gambar dapat tercipta berbagai imajinasi hingga interpretasi yg bervariasi. Bisa jadi dalam ilustrasi satu gambar melampaui 1000 kata.(CDL) Jakarta 14 April 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *