oleh

Dua Mahasiswi IPB Juara Lomba Menulis Ilmiah Kemendikbud

POSKOTA. CO – Dua mahasiswi IPB University dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), Sri Rahayu Ningsih dan Depita Pratiwi Maharani berhasil menggondol juara pertama kompetisi bidang penulisan ilmiah, kompetisi bisnis, manajemen dan kewirausahaan (KBMK) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kedua mahasiswa tersebut dibimbing oleh Ranti Wiliasih, MSi, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah.

Tghi adalah singkatan dari Training to Global Halal Industry yang dalam bahasa Indonesia adalah pembinaan menuju industri halal global. Inovasi Tghi(dot)com didorong permasalahan pertumbahan ekonomi yang terus menurun akibat pandemi Covid-19, dimana pertumbuhan perekonomian Indonesia pada kuartal kedua tahun 2020 minus 5,32 persen.

Sementara, penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia terbesar adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai 60 persen.

UMKM juga mampu menyerap tenaga kerja mencapai 97 persen di Indonesia. Namun, pada masa pandemi COVID-19, banyak UMKM yang terdampak sehingga berimbas pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dapat mengancam implementasi SDGs No 8 pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak.

Salah satu potensi yang dimiliki Indonesia adalah dalam industri halal, namun UMKM masih minim literasi mengenai produk halal dan hulu hilir industri halal ditandai dengan hanya ada sedikit UMKM yang telah memiliki sertifikat halal disamping itu masalah UMKM sulit berkembang karena memiliki sistem akuntansi yang buruk.

Sehingga diperlukannya suatu pembinaan agar UMKM dapat mengenal dekat potensi industri halal di Indonesia maupun gelobal dan memiliki pengetahuan untuk meningkatkan daya saing usahanya.

“Oleh karena itu Tghi(dot)com hadir sebagai salah satu solusi untuk mengembangkan industri halal di Indonesia khususnya bagi UMKM. Telah kita ketahui bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat halal dunia yang sejalan dengan misi meningkatkan ekonomi syariah di Indonesia,” kata Depita.

Pada website Tghi(dot)com akan ada tiga tahapan pembinaan yakni edukasi halal industri, tata kelola keuangan (TKU), dan pendampingan pembiayaan sertifikasi halal.

Semua pembinaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) UMKM dalam memasuki pasar halal global.

“Dalam beranda Tghi(dot)com ada informasi terkait industri halal dan global sehingga diharapkan UMKM dapat menambah wawasan dan berpikir kreatif dengan metode mengamati, meniru dan memodifikasi untuk keberlangsungan usaha mereka,” tambah Depita.

Lebih lanjut ia menjelaskan, inovasinya itu masih dalam prototype. Untuk pengembangan lebih lanjut, ia berharap dapat bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk mewujudkan Tghi(dot)com.

Sehingga nantinya Tghi(dot)com dapat melakukan misinya untuk membina UMKM menuju Pasar Halal global di era New Normal. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *