oleh

Kesal Motornya Tak Kunjung Dikembalikan, Warga Gunung Putri Bacok Temannya hingga Tewas

BOGOR – Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Putri mengamankan pelaku pembunuhan yang terjadi di depan ruko PT Trikoro Darmo, di Kampung Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kejadian tragis ini berlangsung pada Selasa (14/5/2024), sekitar pukul 02.43 WIB dinihari WIB.

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin mengatakan, korban Darmawan alias Darmo (43), ditemukan tewas dengan luka bacok di kepala dan punggung.

Hasil penyelidikan polisi yang tiba di lokasi kejadian, pelaku diketahui berinisial G alias Cimcim (36). Saat dalam pemeriksaan ketika ditangkap, pelaku ke penyidik mengaku, melakukan pembacokan karena merasa kesal terhadap korban yang tidak menebus motor inventaris miliknya, padahal dirinya sudah memberikan uang Rp500 ribu ke korban untuk menebus motor yang telah digadaikan ke orang lain.

Cerita bermula ketika motor pelaku dipakai korban. Dalam perjalanan, motor digadaikan korban ke warga Citeureup. Karena ini benda berharga pelaku, lalu ditanyakan ketika motor tak kunjung balik.

Saat korban mengaku, motor telah digadaikan, pelaku lalu memberi korban uang Rp500 ribu untuk menebus kembali. Sayangnya, uang dari pelaku kembali dimakan korban. “Jadi ini motor milik pelaku yang di pinjam korban. Mereka berteman. Korban saat dapat pinjam motor, dia pergi gadaikan motor ke orang Citeureup. Pelaku saat tau motornya telah digadai, dia masih kasih uang untuk tebus. Korban malah pakai uang dari pelaku Rp500 ribu. Marah dan kesal, pelaku bacok korban. Ini korban memang tidak tau diri,” beber AKP Didin, dalam siaran pers yang didapat media ini, Selasa (14/5/2024).

Pihak Polsek Gunung Putri yang berada di lokasi dan olah TKP serta mencari keterangan saksi dan barang bukti berhasil mengamankan sebilah golok panjang sekitar 50 cm dengan gagang plastik warna coklat.

AKP Didin Komarudin menyatakan, pelaku menyerahkan diri, dan proses penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan/atau 351 Ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dan/atau Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal.

Pelaku mengaku, dirinya tak paham berapa motornya digadai korban ke warga Citeureup. Dirinya selaku pemilik motor hanya membantu Rp500 ribu, supaya motor miliknya bisa ditebus. (*/yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *