oleh

BNN Sebut Bandar Ubah Pola Penyelundupan Narkoba yang akan Dimasukkan ke Indonesia

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut para bandar yang berupaya menyelundupkan narkotika ke Indonesia telah mengubah pola pengiriman mereka. Di mana mereka memecah paket-paket yang akan diselundupkan untuk mengelabui petugas.

Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom mengatakan, modus pengedaran narkoba kini cenderung dipecah menjadi paket dalam bungkusan-bungkusan kecil. Selain untuk mengelabui petugas upaya itu dilakukan agar narkotika dapat dengan mudah masuk.

“Ketika kami pelajari berbagai modus operandi mereka sekarang mencoba mengelabui para penegak hukum sehingga dipecah-pecah. Kenapa itu dilakukan, karena kalau sekali paket besar dan kena tangkap, mereka itu rugi makanya dipecah menjadi pengiriman kecil,” kata, Marthinus, Sabtu (6/4/2024).

Menurut Marthinus, perubahan pola pengedaran maupun pengiriman narkoba tersebut membuat BNN saat ini lebih banyak menangkap pengedar narkoba dengan membawa narkoba yang jauh lebih kecil dalam sekali penangkapan, seperti 20 kilogram atau 15 kilogram. “Jadi saat ini berbeda dengan zaman dahulu, di mana BNN bisa mengamankan narkoba hingga ratusan kilogram dalam satu kali penangkapan,” ujarnya.

Marthinus menambahkan, pemecahan narkoba dalam paket kecil dilakukan untuk menyiasati BNN maupun Polri agar tidak melihat jaringan narkoba yang lebih besar. “Namun percayalah kami tidak akan tinggal diam dengan hal ini,” tuturnya.

Mantan Kepala Densus 88 ini pun optimistis pihaknya akan terus memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya dengan dua pegangan utama, yakni otoritas dan dukungan masyarakat. “Jadi meski ada perubahan pola tidak menjadi kesulitan bagi saya, karena teroris saja kami tangani apalagi ini,” tutupnya. (*/ifand)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *