Djoko Waluyo 04/03/2014
Jembatan penyeberangan orang dok
Jembatan penyeberangan orang dok

POSKOTA.CO – Aksi kejahatan yang terjadi di jembatan penyeberangan orang(JPO), depan gedung DPR menunjukan kalau JPO di Jakarta tidak aman. Untuk menangkal itu Polda Metro Jaya bekerjasama dengan petugas Satpol PP Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam waktu dekat akan menggelar razia bersama.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa(4/3) mengatakan, keberadaan JPO sudah alih fungsi dipenuhi pedagang dan pengemis,” Harusnya steriil dari pedagang dan pengemis,” tandasnya. HIMBAUAN
Rikwanto menghimbau, kepada pengguna JPO terutama wanita untuk tidak sendirian melintas. Hal ini, untuk mengurungkan niat pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.
Sebelumnya, Astrie Areista, (27) seorang karyawati swasta menjadi korban perampokan dan pelecehan seksual ketika melintas di JPO depan gedung DPR Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu(1/3). Dibawah ancaman pisau korban menyerahkan uang Rp 1,2 juta berikut handphone(HP) dari balik tas kepada pelaku.
Belakangan pelaku yang diketahui bernama Irfan Taufik behasil ditangkap aparat Polsektro Tanah Abang di dekat Rumah sakit TNI AL Mintohardjo, Benhill, Tanah Abang,Minggu(2/3),Polisi terpaksa menembak kaki kanannya karena residivis ini mencoba kabur ketika akan ditangkap.(sapuji)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*