harmono 08/02/2015

POLWAN MENGENDARAI MOGEPOSKOTA.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi menilai Polda Jawa Timur menjadi pioner untuk Program “Peka” (Peduli Keselamatan) Tahun 2015.

“Polda Jatim menjadi pioner untuk kegiatan peduli keselamatan ini, karena itu akan dijadikan program nasional untuk dikembangkan ke Polda Yogyakarta, Polda Jabar, dan Polda-Polda lain,” katanya di Surabaya, Sabtu.

Setelah menjadi pemimpin apel dalam Peluncuran Program ‘Jatim Peka 2015’ Polda Jatim di Lapangan Makodam V/Brawijaya, ia menjelaskan Ditlantas Polda Jatim mampu menurunkan angka kecelakaan dengan 11 kegiatan “Peka”.

“Ini program yang inovatif untuk menggugah masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya itu bukan hanya tugas polisi, tapi juga tugas pemerintah lintas sektoral, TNI, swasta, pelajar dan media. Pelanggaran di jalan itu bukan soal kemacetan tapi ketertiban,” katanya.

Apel itu dihadiri Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Condro Kirono, Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto dan Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang.

“Kebersamaan di Jatim ini juga patut ditiru, karena kalau Pangdam mendukung, Pangarmatim mendukung, maka pelanggaran lalu lintas oleh aparat akan turun, sehingga ada keteladanan untuk masyarakat. Inilah reformasi birokrasi untuk mewujudkan revolusi mental itu,” kata Menteri.

Dalam acara yang dimeriahkan dengan atraksi “moge” oleh Polwan Ditlantas Polda Jatim dan marching band PT Semen Indonesia itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf menyatakan siap mewujudkan program “Jatim Peka 2015” bukan hanya seremonial, tapi implementasi yang evaluatif.

Ke-11 program “Jatim Peka 2015” adalah Tertib Jalan Tol, Strategi Penindakan Pelanggaran Bus dan Truk, Safety Riding Jelajah Jatim, Polantasku Sahabatku, Stop N Go (Tertib Traffic Light), Lomba PKS dan Duta Lantas, MMS Peka, Superlantas, Mudik Awal, Angkutan Peka, dan ESQ Road Safety.

Program Tertib Jalan Tol ada penertiban pengguna jalan yang mendahului dari sebelah kiri dengan CCTV; sedangkan Program Strategi Penindakan Pelanggaran Bus dan Truk adalah upaya untuk mencegah pelanggaran lalu lintas dan potensi kecelakaan lalu lintas dengan penindakan pengemudi bus maupun truk ugal-ugalan.

Untuk program Safety Riding Jelajah Jawa Timur adalah program coaching clinic kepada masyarakat umum untuk terampil berkendara secara aman yang diawali pada tujuh kabupaten/kota di Jatim.

Program Polantasku Sahabatku adalah pengetahuan lalu lintas sejak dini melalui panggung boneka Semeru, taman lantas, dan bus zebra cendikia; sedangkan program Stop N Go adalah imbauan tertib ‘traffic light’ di persimpangan jalan dengan pengeras suara, poster, dan banner.

Untuk Lomba PKS dan Duta Lantas merupakan lomba pengetahuan dan wawasan tentang lalu lintas untuk pelajar dan mahasiswa; sedangkan Super Lantas (Surabaya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas) adalah sosialisasi UU 22/2009 lewat sekolah, lomba modern dance, cheerleader, kuis super lantas, yelyel super lantas dan test drive.

Program MMS Peka adalah program mengajak masyarakat untuk memberikan informasi tentang pelanggaran lalu lintas yang terjadi melalui multimedia message service (MMS) dan dikirim ke nomor adm 3934, termasuk jepret berhadiah bekerja sama dengan media massa; sedangkan ESQ Road Safety adalah latihan membangun kecerdasan emosi pengguna jalan, petugas/polantas dan pengendara motor.

Untuk Mudik Awal adalah program untuk mengakomodasi berbagai instansi untuk mudik bersama yang meminimalkan kecelakaan lalu lintas; sedangkan Angkutan Peka adalah ajakan untuk mendorong perusahaan otobus agar peduli terhadap keselamatan berlalu lintas (peka).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Soekarwo menilai “Jatim Peka 2015” merupakan program yang menjamin kepastian keamanan di jalanan, apalagi rasio jalan dengan pengendara sudah di atas 90 persen.

“Untuk itu, kami akan melakukan sinergi dengan instansi lain, seperti pembangunan tol akan jalan terus, tapi kami akan fokus ke transportasi umum dengan tarif semurah mungkin, seperti kereta api dari dan ke gerbangkertasusila akan diperbanyak,” katanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*