Djoko Waluyo 08/04/2014
Kompol Nyoman
Kompol Nyoman

POSKOTA.CO – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya dari dulu selalu menggunakan sistem yang baik, modern, terbuka dan bebas pungli.

Namun dibalik sistem yang ada tersebut masih ada saja cibiran yang terlontar dan berkembang di tengah-tengah masyarakat,yang sangat disesalkan cibiran itu datang dari kalangan internal (polri) sendiri yang mengikutsertakan anak dan keluarganya ikut seleksi penerimaan anggota Polri baik Akpol,Tamtama, Sabhara.

Ungkapan gagal masuk anggota Polri karena dimintain sejumlah duit oleh panitia seleksi inilah yang berkembang saat ini di tengah masyarakat sehingga semua program yang berjalan baik dicemarkan oleh isu-isu yang menyesatkan.

Kabag penyedia personel (Diapers) biro SDM Polda Metro Jaya Kompol Nyoman Yogi .SIK mengatakan bahwa Biro SDM membuka pintu selebar-lebarnya bagi LSM, KPK, ICW,KOMPOLNAS, Pengamat Polri, dan Masyarakat umum untuk ikut serta memantau jalannya perekrutan Anggota Polri karena sudah saatnya bagi Institusi Polri Branding jika Polri Benar-benar Bersih dan layak dipercaya, ‘ hari ini ujian saat itu juga hasilnya dapat dilihat’.

Untuk menyiasati segala kemungkinan terburuk dalam perekrutan Yogi selalu mengubah nomor urut dan nomor ujian dengan nomor-nomor yang baru, dan untuk menghancurkan rumor gagalnya peserta karena dimintain uang yogi punya jurus jitu yaitu SDM akan mengirim surat untuk Orang tua, Rt, RW,dan Lurah yang berisi tentang penyebab gagalnya peserta tersebut dalam seleksi. Yogi Optimis kedepannya Seleksi anggota Polri oleh SDM Polda semakin baik lagi dan mendapat kepercayaan dari masyarakat serta lembaga monitoring Polri..Yori

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*