Djoko Waluyo 14/04/2014

14 sapta nirwandarPOSKOTA.CO – WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sapta Nirwandar berharap Indonesia punya event pemasaran film dan televisi tingkat internasional. “Kita akan mulai mengadakan Indonesian International Film and TV Market atau INA tahun 2015,” kata Sapta Nirwandar, Jumat (11/4/2014) di Jakarta.

Menurutnya, gagasan mengadakan INA muncul saat menghadiri Hong Kong International Film & Televisi Market pada 24-27 Maret yang lalu. Di ajang tahunan tersebut, produksi film Indonesia hadir untuk ke-7 kalinya.

“Mengapa kita jadi peserta setiap tahun, kan Indonesia bisa bikin event yang sama? Nah, ide saya adalah mengadakan INA, dan mendapat sambutan dari para produser,” ujar Sapta.

Beberapa hari kemudian rencana itu difollow-up melalui rapat di Jakarta. Pembahasan INA dihadiri semua tokoh unsur perfilman termasuk dari Badan Perfilman Indonesia (BPI). Disepakati INA 2015 akan dilaksanakan di Bali.

“Cuma menurut mereka (asosiasi) event INA tidak bisa stand alone tapi harus dikaitkan dengan festival film, misalnya di-create secara internasional atau bergabung dengan event film internasional seperti Festival Film Asia Pasific,” ungkap Sapta.

Hong Kong International Filmart dalam pantauan media ini, telah menjadi semacam kegiatan yang identik dengan organisasi PPFI. Mengenai hal tersebut, Sapta Nirwandar, mengatakan, seharusnya kegiatan promosi film semacam itu bisa diikuti oleh seluruh produser film Indonesia.

“Pemerintah tidak menghendaki ada ranah tertentu untuk si A atau si B di perfilman. Semua asosiasi produser bisa melibatkan diri jika mau,” kata Sapta Nirwandar. (mam)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*