Djoko Waluyo 22/06/2015

POSKOTA.CO – Kota Bandung memang gudangnya anak-anak muda berkreasi hal-hal yang tak pernah terbayangkan. Sebelumnya ada Maicih Baso, pembuat celana jeans Petersaysdenim lalu ada pembuat produk merchandise band asal Brazil, Sepultura, Fourspeed Metalwerks, yang membuat produk resmi merchandise band cadas itu. Dan masih banyak lagi anak-anak muda Bandung yang kreatif.

Belakangan ini satu anak muda asal Bandung membuat gebrakan dengan meluncurkan produk wewangian tubuh yang berlabel ‘Parfum GUE’ –sebuah parfum costum atau personal yang aromanya dibuat berdasar data-data pemakainya atau sang pemesan. Sehingga aroma yang ditimbulkan tak akan sama dengan yang dimiliki orang lain. Dan kalau dipakai orang lain, aromanya akan berbeda. parfum f

Nama anak muda itu bernama R. Tubagus Wijaya, yang memang bertekad ingin mandiri dan menjadi pengusaha. Sebelumnya ia sempat jatuh bangun sebelum sukses membangun usaha Parfum GUE.

“Saya pernah bermitra dengan seseorang, kami sama-sama sebagai investor, tapi gagal. Namun beruntung, meski bangkrut rekanan tersebut mau meminjami uang kepada saya untuk usaha di bidang parfum. Saya pinjam sebesar Rp. 6 juta, untuk modal beli bibit parfum dan botol seadanya,” kenang Tubagus.

Apa itu sebenarnya Parfum GUE? Yaitu parfum yang diracik berdasar tanggal lahir, bulan dan tahun pemesan, serta golongan darah dan gender pemesannya. Kenapa bisa berbeda setiap wewangian yang dipesan? Karena setiap botol Parfum GUE diracik dengan menggunakan sebuah algoritma software khusus yang menghasilkan formula unik berdasarkan biodata setiap pemesan.

Jadi seperti sidik jari, satu sama lain berbeda, alias tak ada yang sama.
“Sekitar 99% dari ribuan pelanggan yang telah memesan dan menggunakan Parfum GUE, menyatakan cocok dengan aroma wangi masing-masing,” ujar Tubagus.

Dijelaskan oleh Tubagus, Parfum GUE formulanya menggunakan 48 sampai 144 jenis wewangian yang merupakan turunan dari 12 jenis dasar wewangian di dunia saat ini. Yaitu wewangian Fruty, Citrus, Oriental, Floral, Woody, Green, Oceanic, Leather, Aromatic, Gourmand, Fougere, Chypre.

Para pemesan Parfum Gue mendapatkan sertifikat dari ‘Doktor Parfum Indonesia’. Isi sertifikat berisikan kepribadian dan kandungan-kandungan dalam parfum tersebut. “Ini untuk membedakan dari parfum pada umumnya. Bahan campuran Parfum GUE menggunakan alkohol Parfum dan Solfiol yang membuat wanginya tahan lama dan aman untuk kulit,” jelas Tubagus.

Kreasinya ini sudah terdaftar dalam Perlindungan Hak Cipta dan Merek K-03 No. D002013041364 Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual – Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. “Saya berani mengklaim ini adalah parfum personal pertama di dunia. Tak ada sebelumnya parfum seperti ini di dunia,” jelas Tubagus.

Parfum GUE memiliki reseller atau agen di beberapa kota di Indonesia, namun pembuatannya tetap dilakukan di Bandung. Tapi nantinya akan kami usahakan di kota-kota yang ada agen atau reseller Parfum GUE juga dibuat kota tersebut, biar lebih praktis dan mudah,” jelas Tubagus,

Sejarah panjang sebelum Parfum GUE lahir, Tubagus pernah merintis diunia musik, ia memiliki band, namun ia lebih concern kepada industry musiknya. Namun dunia musik sampai kini masih digelutinya. “Di industri musik, saya lebih tertarik dengan industrinya, meski saya menguasai ilmu musik,” jelas Tubagus.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*