Djoko Waluyo 25/03/2014
Pendukung film horor Mal Klenbder
Pendukung film horor Mal Klender

POSKOTA.CO – TAHUN 1998 ketika terjadi rusuh politik, mal Klender di Jakarta Timur terbakar. Puluhan korban tak terselamatkan. Cerita seram tentang mal itu pun bertebaran, dan produser pun tertarik memfilmkannya.

“Cerita mal Klender sudah dikenal sebagai ‘urband legend’ . Salah satunya adalah cerita tentang kejadian-kejadian aneh dan gaib. Kami tertarik mengangkat kisah itu dari sisi lain,” kata produser Hitmaker Studio, Rocky Soraya di Jakarta, Senin (24/3/2014).

Film ‘Mall Klender’ merupakan film produksi ketiga Hitmaker Studio setelah sukses dengan memfilmkan ‘Rumah Kentang’ dan ‘Kamar 308’.

Kejadian kebakaran mal Klender banyak mengisahkan cerita pilu dan menyeramkan. Banyaknya korban yang terbakar hidup-hidup menimbulkan cerita-cerita seram tentang roh-roh yang diyakini bergentayangan.

Digarap sutradara David Purnomo, film ini memasuki ceritanya lewat kisah nyata empat anak muda yang penuh ambisi membuktikan aktivitas superanatural di mal tersebut.

“Ini adalah kisah nyata empat pemuda yang kita gabungkan dalam film ini,” lanjut Rocky.

Digarap sutradara David Purnomo, film ini memasuki ceritanya lewat kisah nyata empat anak muda yang penuh ambisi membuktikan aktivitas superanatural di mal tersebut.

Mereka berempat menginap selama 24 jam di tempat yang kabarnya paling menakutkan di Jakarta itu.

“Karakternya empat orang sahabat ini adalah ghosthunter (pemburu hantu). Mereka cari hantu di semua tempat yang katanya horor di Indonesia untuk membuktikan aktivitas supranatural agar bisa mempunyai acara investigasi di televisi,” kata Rocky.

Menurut Rocky, film yang diproduserinya tersebut berbeda dengan horor lainnya. “Di sini penampakan yang kita buat adalah penampakan yang memang sudah berkembang dan sering dilihat oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

Shandy Aulia, Tasya Kamila, Denny Sumargo dan Igor ‘Saykoji’ adalah empat aktor terpilih yang membintangi film tersebut. Merekalah para pemeran ghosthunting alias para pemburu hantu, yang akan bergentayangan di layar bioskop mulai 24 April.

Sudah mendapat izin
Tentang perizinan menjadikan Mall Klender sebagai film, Rocky mengatakan pihaknya sudah mendapatkan izin. “Sudah, kami sudah punya izinnya,” kata Rocky.

Seperti diketahui, hingga saat ini keluarga korban kebakaran di mal Klender masih saling berkumpul untuk bersama-sama mendoakan para korban. (tis)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*