oleh

PPS dan KPPS Gunungkarung Klarifikasi Terkait Pendirian TPS Pemilu 2024

KUNINGAN – PPS dan KPPS Desa Gunungkarung Luragung Kabupaten Kuningan Jawa Barat, secara bersama-sama menyampaikan klarifikasi terhadap pendirian 9 TPS Pemilu 2024 yang tersebar pada beberapa lokasi. Kegiatan ini berlangsung di aula balaidesa setempat, Jum’at malam (16/02/2024).

Agenda klarifikasi dimaksud, seputar penggunaan gedung pemerintah (sekolah.red) yang dijadikan fasilitas sarana TPS, serta sekaligus penjelasan mengenai penganggaran pendirian TPS.

Kepada awak media POSKOTAONLINE.COM, secara bergantian, diawali Ketua PPS setempat, Uus Samhuri dan diikuti penyampaian dari sejumlah Ketua KPPS yang hadir dalam acara tersebut, memberikan keterangan mengenai hal itu.

Terdapat beberapa poin penting yang dikemukakan didalam pertemuan ini, guna meluruskan, sehingga tidak ada tanggapan atau penafsiran keliru dari masyarakat atau dari siapapun lagi, terhadap informasi yang sebelumnya sempat mengemuka di publik.

Sejumlah keterangan yang diungkapkan para petugas penyelenggara pemilu 2024 (PPS, KPPS) desa setempat, dapat tersimpulkan, sebagai bentuk penegasan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan pemilu di masing-masing TPS.

Poin pertama, penggunaan gedung atau sarana milik pemerintah berupa sekolah, bukan merupakan bentuk pelanggaran. Penggunaan ruangan-ruangan kelas untuk fasilitas TPS, itu dibolehkan dan dilindungi berdasarkan regulasi atau ketentuan yang berlaku pada pemilu 2024 ini.
“Penggunaan gedung milik pemerintah untuk TPS ini tidak menyalahi aturan karena sudah tertuang didalam ketentuan,”terang Uus selaku Ketua PPS Desa Gunungkarung.

Kedua, mengenai anggaran pendirian seluruh TPS (09 TPS) yang ada, biayanya sudah diserahkan pihak PPS kepada KPPS masing-masing, waktunya bersamaan pada H-4 sebelum pelaksanaan pencoblosan.

Pembiayaan pendirian setiap TPS itu mutlak ditempuh oleh KPPS masing-masing TPS dan dikeluarkan sudah sesuai dengan kebutuhan serta kelengkapan yang perlu tersedia pada TPS.

Sehubungan itu, pihak KPPS menyebutkan, karena semua kepentingan perlengkapan TPS telah dipenuhi, jangan sampai ada lagi tanggapan terjadi kelebihan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Pada intinya, kesimpulan dari berbagai keterangan yang diserap dari acara itu, pihak PPS dan KPPS Desa Gunungkarung menegaskan, seluruh tahapan pemilu dan segala pembiayaan yang terhubung dengan penyelenggaraan pemilu, sudah dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknisnya. Sehingga sampai selesainya kegiatan penghitungan suara dan logistik hasil pelaksanaan pemilu telah diserahkan kepada pihak PPK Kecamatan Luragung, penyelenggaraan pemilu 2024 di desa setempat, berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan permasalahan.

Akhirnya, berdasarkan penyampaian keterangan dari pihak PPS dan KPPS dimaksud, publik atau masyarakat menjadi lebih jelas yang sebenarnya, sehingga tidak ada lagi penafsiran atau pandangan yang keliru terhadap hal tersebut.

Agenda ini dihadiri juga Kepala Desa Gunungkarung dan Bhabinkamtibmas setempat.

(Cep).

Keterangan foto : Acara klarifikasi PPS dan KPPS Desa Gunungkarung, Jum’at malam (16/02/2024).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *