oleh

Korban Boat Tenggelam di Pantai Batu Bara Ditemukan Satu Meninggal, Dua Masih Hilang

POSKOTA.CO – Pencarian yang cukup melelahkan terhadap tiga korban karamnya boat pukat apung KM Wingstone 2 akhirnya membuahkan hasil.

Satu dari tiga anak buah kapal (ABK) yang dinyatakan hilang ketika boat mereka karam di sekitar perairan Tanjung Tiram Batu Bara berhasil menemukan Ijal (52) warga Tanjung Balai, Minggu (26/1/2020).

Tim SAR gabungan bekerja sama dengan TNI AL dan Satpol Air dibantu nelayan pada hari kedua pencarian sejak Minggu (26/1/2020) pagi menyisir seluruh perairan Batu Bara.

Akhirnya nelayan pukat apung di Beting Bawal sekitar 7 mil laut dari perairan Kuala Tanjung, Batu Bara, Sumatera Utara menemukan Ijal dalam keadaan tidak bernyawa.

Ditpol Air Pos Pagurawan dengan memakai kapal KP II 2003 beserta kru yang dipimpin Komandan Patroli Bripka Zulkifli, Brigpol J Saragih (KKM), Brigpol Widodo Eko Putro (kelasi), Tomi (ABK) dibantu para nelayan langsung terjun ke lokasi temuan jenazah ABK yang hilang.

Tim Ditpol Air bersama anggota yang turun ke lokasi penemuan langsung mengevakuasi jenazah korban, dan selanjutnya membawa ke RSUD dr Djulham Tanjung Balai.

“Alhamdulillah akhirnya pencarian kami menuaikan hasil walaupun melelahkan, tapi sudah menjadi tugas kami untuk menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujar Komandan Patroli KP II 2003 Bripka Zulkifli.

Dikatakan Zulkifli, pada Senin (27/1/2020) tim SAR gabungan masih meneruskan pencarian terhadap dua korban lagi yang belum ditemukan, yakni Hesron Sitohang dan Fajar.

Untuk diketahui, boat nelayan KM Wingstone 2 berangkat dengan 11 awak termasuk nahkoda dari perairan Asahan, Kamis (23/1/2020).

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi Ijal (52) warga Tanjung Balai, satu dari tiga anak ABK yang dinyatakan hilang ketika boat mereka karam di sekitar perairan Tanjung Tiram Batu Bara.

Namun, sampai di perairan Tanjung Tiram, Jumat (24/1/2020) malam, boat tersebut dikabarkan mengalami kebocoran lambung dan langsung tenggelam.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, lambung kapal bocor sehingga masuk air, dan kapal tenggelam di sekitar perairan Tanjung Tiram, semua ABK kapal melompat ke air,” kata Korpos Basarnas Tanjung Balai-Asahan Sukroadi Sastrawijaya, melalui anggota tim, Romy.

Tim Basarnas yang menerima informasi segera bergerak ke lokasi sejak Jumat malam, berhasil menemukan delapan dari 11 awak kapal, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian dibantu personel TNI AL dan Satpol Air.

Informasi yang diterima, delapan awak boat yang sudah ditemukan dalam keadaan selamat adalah Nasib Sitorus (nahkoda), Samsul Bahri (KKM), dan enam ABK, masing-masing Sinaga, Tison, Jon Siahaan, Erlan, Elci, dan Agus.

Sementara itu, tiga ABK yang masih belum ditemukan dan dalam pencarian adalah Izal, Hesron Sitohang dan Fajar. (rahmat hidayat)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.