oleh

Kepergok Selingkuh, Dua Perangkat Desa Karangmoncol Dituntut Mundur Warga

POSKOTA.CO – Kantor Balai Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang digrudug warga pada Senin (22/2/2021) pagi. Mereka menuntut agar dua orang oknum perangkat desa tersebut dicopot dari jabatannya lantaran diduga telah melakukan perselingkuhan.

Mereka berinisial W yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga berselingkuh dengan S yang menjabat sebagai Kaur Kesra. Perselingkuhan mereka diketahui karena mereka tertangkap basah oleh warga pada Senin (22/2/2021) dini hari sekitar pukul 01:30 WIB usai melakukan perselingkuhan.

Peristiwa perselingkuhan itu diketahui warga, berawal ketika warga yang bernama Rizal berpapasan dengan W di tengah malam di salah satu Gang di RT. 05 RW 01, keduanya pun saling menyapa, awalnya tidak ada gelagat yang mencurigakan, namun setelah berjalan sekitar 10 meter, ia merasa curiga kemudian berbalik ke arah semula, karena ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh sang Sekdes pada Minggu (21/2/2021) malam jelang pergantian hari tersebut.

Kecurigaan Rizal ternyata terbukti, sang Sekdes rupanya berjalan memasuki salah satu rumah warga milik S salah satu perangkat desa setempat. Rizal pun kemudian memanggil warga dan Ketua RT untuk melakukan penggrebekan.

Setelah warga berkumpul, bersama-sama Ketua RT setempat, Rizal pun mendekati rumah S yang di dalam juga ada tamu W, mereka menunggu W keluar dari rumah itu. Benar saja, sekitar pukul 01:30 WIB W keluar rumah, melihat di luar banyak warga, W pun berlari. Namun warga juga tidak mau kehilangan orang yang sejak tengah malam ditunggu. Mereka pun mengejar W dan menangkapnya.

Pada keesokan harinya ratusan warga mengerudug kantor Desa Karangmoncol, untuk menuntut kedua oknum tersebut dicopot dari jabatannya.

Adi Satrio, selaku Ketua LSM PMPRI DPD Jawa Tengah yang hadir di Balai Desa sangat menyayangkan kejadian tersebut. Kalau benar-benar terbukti, hukum harus ditegakan dan keduanya diberi sangsi maksimal sesuai tuntutan warga yaitu mundur atau dipecat dari jabatanya.

Sementara, Camat Randudongkal Sis Mohamad yang ikut menyelesaikan berharap masyarakat tetap mejaga kondusifitas apalagi masih ditengah pandemi Covid-19 agar tidak melakukan kerumunan. (fahroji)

 95 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *