oleh

Kawal Pemilu 2024, Petugas Linmas di Kuningan ‘Berseragam Baru’, Ini Proyek Siapa?

KUNINGAN- Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, mayoritas serentak menggunakan seragam baru, dalam melaksanakan tugas pengamanan langsung (pamsung) di tiap-tiap TPS Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024).

Ketika dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM di lokasi TPS, salah seorang petugas linmas di wilayah Kecamatan Cidahu, Ebo, mengatakan jika pakaian seragam yang dikenakan itu, baru diperolehnya dari pemerintah desa beberapa hari lalu.
“Alhamdulillah saya bertugas di TPS sekarang dengan menggunakan pakaian seragam baru ini,”ucapnya tersenyum.

Dikatakannya, dia beserta rekan linmas lain merasa bersyukur dengan penyediaan seragam baru tersebut.
“Pakaian lama memang sudah kurang bagus dan sekarang saya sudah menerima seragam baru,”katanya.

Sebelumnya, Kepala Desa Bunder Kecamatan Cidahu, Warman saat dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM melalui sambungan WhatsApp (WA), membenarkan jika petugas linmas di desanya, belum lama ini menerima pakaian seragam baru untuk digunakan ketika menjalankan tugas.
“Kami pihak desa secara kolektif membeli seperangkat pakaian seragam linmas ini seharga sekitar Rp.1.200.000 (satu juta dua ratus ribu rupiah) untuk satu set,”terang Ketua DPK Apdesi Kecamatan Cidahu ini.

Diakuinya, sampai sekarang pihak desa belum membayar secara tunai perlengkapan seragam linmas dimaksud, sehubungan dana desa (DD) belum turun.
“Kami menerima seragam linmas baru dari pihak pemerintah kecamatan (Cidahu.red), dengan biaya ditanggung dulu oleh pihak penyedia dari Cirebon,”ungkapnya.

Masih di wilayah setempat, hal senada diutarakan juga Kepala Desa Nanggela, Atang Setiana.
“Iya betul petugas linmas di desa (Nanggela.red) juga sudah dibelikan seragam baru seharga Rp. 1.200.000 untuk setiap setnya,”jelas Atang.

Disebutkan kades ini, seragam baru petugas linmas untuk desa di wilayah Kecamatan Cidahu kolektif dikoordinir oleh Kasi Trantib pemerintah kecamatan selaku leading sektornya.
“Pengadaan seragam baru bagi petugas linmas untuk seluruh desa di Kecamatan Cidahu, dilakukan pihak rekanan (penyedia.red) dan hanya satu desa saja yang membuat sendiri tanpa melibatkan pihak penyedia,”jelasnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM, Kasi Trantib Kecamatan Cidahu, Yayat Supriatna, SE., tidak berada di kantor.
“Saya sedang tugas monitoring pemilu dilapangan,”tulisnya dalam pesan WhatsApp.

Lain halnya dengan wilayah Kecamatan Cimahi. Ketika dihubungi POSKOTAONLINE, pemerintah kecamatan setempat, melalui Kasi Trantib, Aruman, SE., mengatakan, terkait pengoordiniran pakaian seragam baru untuk petugas linmas dirinya tidak turut serta.
“Kami hanya terhubung dengan data petugas linmas saja yang mencapai 82 orang se-Kecamatan Cimahi dan untuk pengadaan pakaian seragamnya tidak ikut serta (mengkoordinir.red),”ujarnya.

Pantauan POSKOTAONLINE.COM dari sejumlah titik, khususnya wilayah Kuningan bagian timur, di Kecamatan Cidahu, Luragung dan Cimahi, terlihat para petugas linmas yang berjaga sebagai pamsung pada tiap-tiap TPS menggunakan pakaian seragam baru. Hal ini dapat mencerminkan, hampir setiap desa di Kabupaten Kuningan yang tersebar pada tiap kecamatan, juga menempuh hal yang sama, dibelikan seragam pakaian baru untuk linmas. Bedanya ada pemerintah desa yang menempuh pembelian sendiri. Namun disinyalir lebih banyak lagi pihak pemerintah desa, dikoordinir pemerintah kecamatan, pengadaan seragam baru tersebut dikerjakan oleh pihak rekanan selaku penyedia.

(Cep).

Foto : Salah seorang petugas linmas di wilayah Kecamatan Luragung yang sedang bertugas sebagai pamsung Pemilu 2024 di TPS, Rabu (14/02/2024).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *