JENDERAL TNI DITEMUKAN TEWAS DALAM MOBIL DINAS – Poskota.co

JENDERAL TNI DITEMUKAN TEWAS DALAM MOBIL DINAS

Di mobil inilah jasad anggota TNI tergolek
Di mobil inilah jasad anggota TNI tergolek

POSKOTA.CO – Seorang pria yang memiliki identitas Kartu Tanda Anggota TNI AD berpangkat Brigadir jenderal ditemukan tewas di lantai dua parkiran Gedung Sentra Mulya, Kantor Direktorakt Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kemenkumham Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (26/8).

Kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiono menjelaskan korban ditemukan menjelang subuh, saat dua satpam melakukan kontrol dan chek list kendaraan yang parkir diarea parkir gedung.

Dari kartu identitas yang ditemukan, pria tersebut diketahui bernama DMP Nainggolan (61), alamat dalam KTP merupakan warga Kobagdiklat I No 5 RT 01/05 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sementara berdasarkan penemuan KTA, pria tersebut berpangkat Bigadir Jenderal TNI Angkatan Darat dengan jabatan sebagai Pati Ahli Kasad Bidang Ipengtet LH Markas Besar TNI AD.

Pria ini ditemukan sudah tak bernyawa disamping mobil Toyota Corolla Altis berwarna hitam. Mobil tersebut berplat dinas Kemenkumhan No 91331-00.

“Pintu depan kanan dalam keadaan terbuka dan posisi kepala korban menempel di jok kursi depan sebelah kanan,” pungkas Awi.

Pihak kepolisian sudah mengevakuasi jenazah Nainggolan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk diautopsi. Polisi juga belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban dan saat ini lokasi penemuan jenazah juga sudah dipagari garis polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)