oleh

Tiga Pendamping PKH di Kuningan Disanksi Kemensos RI

POSKOTA.CO -Tiga orang pendamping desa untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mendapatkan sanksi dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos), Nono Supriatna, S.Sos, M.Si saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruangan kerjanya, Jumat (29/10/2021).

Menurut dia,sanksi itu diberikan sesudah pihak Kemensos RI mengadakan investigasi langsung. “Hasilnya ada tiga pendamping PKH di Kabupaten Kuningan yang diberi sanksi, dua orang masih berurusan dengan pihak kepolisian dan seorang lagi diberi sanksi surat peringatan sangat keras (SP3),”terangnya.

Dijelaskan Nono, kunjungan dan investigasi pihak Kemensos RI terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik para pendamping PKH dimaksud. “Bisa saja ada laporan dari masyarakat terhadap Kemensos sehingga ditindaklanjuti seperti ini,”ujarnya.

Dia mengungkapkan, salah satu bentuk pelanggaran yang diduga ditemukan, adanya pendamping PKH yang menyimpan kartu ATM milik keluarga penerima manfaat (KPM).

“Hal itu merupakan larangan sehingga jika terbukti ada penyimpangan didalamnya maka pendamping ini pasti diberi sanksi, sanksi bisa diberhentikan bahkan mungkin ada juga yang diproses hukum jika menimbulkan kerugian terhadap keluarga penerima manfaat atau juga kerugian terhadap negara,”paparnya.

Namun begitu, pihak Dinas Sosial Kuningan menyerahkan sepenuhnya pemberian sangsi dan tindakan kepada para pendamping tersebut dilakukan langsung pihak Kemensos RI sesuai kapasitas kewenangan yang dimilikinya. (cep/sir).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.