oleh

Sungguh Beda, Lalulintas Awal Tahun Baru 2021 di Puncak Terlihat Sepi

POSKOTA. CO – Momentum kawasan wisata puncak, Bogor tahun baru 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Jalur kawasan Puncak yang biasanya berjejer antrian kendaraan ber-plat luar Bogor yang menjadi pemandangan rutin, di tanggal 1 Januari 2021 terlihat kosong.

Kendaraan yang hanya satu dua melaju bebas . Momen langka ini sudah terlihat sejak libur panjang Natal 25/12/2020 dan Tahun Baru 1/1/2021.

Awak media yang selama ini meliput di jalur wisata puncak, merekam momen langka ini dalam bidikan kamera. Terdengar juga ucapan masyarakat yang melintas saat menikmati libur panjang hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang mengatakan, puncak tahun ini sangat lancar dan sepi.

Terbebasnya puncak dari macet rutin bahkan krodit ini, berkat sinergi Polres Bogor, Kodim 0621 dan Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam Satuan Tugas Covid-19.

“Kami berupaya maksimal bersama Kodim 0621 dan Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di kawasan Puncak. Karena kawasan Puncak Bogor ini selalu menjadi primadona para wisatawan setiap weekend dan long weekend. Padahal kawasan Puncak ini masuk dalam zona merah Covid-19,”kata AKBP Roland Ronaldy, Kapolres Bogor Jumat (1/1/2021).

Menurut AKBP Roland, petugas yang melakukan pemeriksaan dan penjagaan ketat akses menuju kawasan Puncak selama libur panjang di tengah pandemi, merupakan solusi tepat.  Langkah petugas gabungan ini, untuk mencegah kerumunan yang mungkin terjadi dalam peringatan libur Natal dan Tahun Baru 2021, yang dikhawatirkan akan menjadi kluster baru penyebaran Covid 19.

Menurut AKBP Roland, petugas gabungan memulai dari Operasi Yustisi di sejumlah titik yang dilakukan serentak di 31 Polsek jajaran, dan di kawasan Puncak.

Untuk kawasan wisata puncak, petugas memulai dari simpang Gadog hingga Pos Rindu Alam. Petugas memberlakukan aturan kewajiban menunjukan hasil Rapid Antigen bagi kendaraan yang akan memasuki kawasan Puncak.

Tidak hanya itu, pelaksanaan Rapid Antigen gratis di sejumlah titik mulai di beberapa Rest Area, simpang Gadog dan Rapid Antigen Random di sejumlah tempat wisata, menjadi solusi ampuh karena banyak wisatawan enggan mengikuti rapid antigen. Bahkan mereka tidak memiliki surat tersebut didaerah asal saat hendak bepergian.

“Karena tidak punya di daerah asal tapi mau ke puncak, petugas gabungan minta mereka putar balik. Ada juga mereka enggan mengikuti test gratis yang kami siapkan. Ini solusi yang ampuh dan menjadi penyebab sepi nya puncak dari wisatawan. Lebih baik di rumah saja,”ujarnya.

Langkah nyata dan upaya yang di lakukan petugas gabungan ini di apresiasi masyarakat.

Bagi Ronald Defretes, warga Bogor, terobosan aparat untuk menekan dan menanggulangi penyebaran Covid-19, serta menciptakan kondusifitas Kamtibmas selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 kali ini patut di apresiasi.

“Ini terobosan. Keren. Puncak sepi pengunjung nggak apa-apa. Yang utama itu, tidak ada penyebaran apalagi kkuster baru Covid 19. Kita semua ingin kembali hidup normal,”kata Ronald. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *