oleh

Sekjen Suhanto Sebut Kemendag Siapkan Pasokan Impor Sapi di Luar Australia

POSKOTA.CO – Kementerian Perdagangan mencarikan alternatif sumber daging sapi dari negara lain semisal dari India, Brazil, dan Meksiko. Menyusul kelangkaan pasokan daging sapi asal Australia lantaran menahan ekspor dalam program regenerasi populasi sapi Negeri Kangguru.

“Ini yang sedang kami jajaki ke depan, bukan hanya memenuhi pasokan dalam jangka pendek. Namun juga dalam rangka mengisi stok Ramadhan dan Idul Fitri, yang tersisa beberapa bulan lagi,” kata Sekjen Kemendag, Suhanto, usai mengunjungi gudang PT Suri Nusantara Jaya di Bekasi, kepada media.

Sekjen Suhanto menjelaskan stok daging sapi dan kerbau dalam gudang SNJ masih 17.000 ton sedangkan kebutuhan konsumen DKI Jakarta sebanyak 55.000 ton/bulan, sehingga mampu mencukupi sampai tiga bulan ke depan.

                                                                                                                                                   MASYARAKAT JANGAN PANIK

Karenanya mantan Staf Ahli Mendag Enggartiasto Lukita itu mengimbau masyarakat jangan panik karena ada rencana mogok berjualan selama tiga hari sampai 24 Januari 2021, seperti diisyaratkan Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Indonesia dan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia.

“Mogok itu tanda protes kepada pemerintah karena harga daging sapi tidak kembali normal sejak Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” ujar ketuanya, Mansuri.

Menanggapi ini Sekjen Suhanto mengisyaratkan jaminan pemerintah terkait ketersediaan daging sapi setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan PT Suri Nusantara Jaya.

“Alhamdulillah, APDI dan SNJ menyatakan komitmennya mulai memasok daging-daging sapi dan kerbau ke pasaran,” ujar Suhanto saat dikonfirmasi media, Jumat (22/1/2021). ” Langkah kami sebagai upaya menindaklanjuti mogok sebagian pedagang daging sapi wilayah Jadetabek,” sambungnya.

Kemendag dan APDI menerima informasi harga daging karkas tingkat rumah pemotongan hewan naik 11,6% hingga 12,6% pada Januari 2021 dipicu kenaikan harga sapi bakalan asal Australia satu semester terakhir. Padahal Juni 2020 masih kisaran USD 2,8/kg berat hidup dan Januari 2021 menjadi USD 3,78/kg.

Penyebabnya program Australia dalam repopulasi sapi, pemenuhan konsumsi dalam negeri, dan peningkatan permintaan dari negara lain terutama masa tiga bulan terakhir. “Sekarang ini Kemendag memastikan kelancaran distribusi pasokan dan ketersediaan daging di pasar wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi,” tutup putra Kebumen, Jawa Tengah itu. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *