oleh

Sekitar 3.000 Sertifikat Tanah Milik Warga Tapos dan Sawangan Diserahkan Pjs Wali Kota Depok

POSKOTA.CO – Sedikitnya 3.000 bidang tanah milik warga di Kec. Cipayung, Tapos dan Sawangan yang telah selesai dalam kegiatan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pemerintah pusat secara simbolis langsung diserahkan ke masyarakat.

Penyerahan sertifikat melalui kegiatan PTSL yanh sebelumnya diserahkan Presiden RI Joko Widodo ke seluruh propinsi di Indonesia baik kabupaten dan kota secara virtual untuj Kota Depok langsung diserahkan ke perwakilan warga Kec. Tapos dan Sawangan oleh Pjs. Wali Kota Depok Dedi Supandi.

“Target kami pada tahun ini ada 3.000 sertifikat yang akan diberikan kepada warga di enam kelurahan dari Kec. Cipayung, Tapos dan Sawangan dan sebanyak 2.000 sertifikat bidang tanah milik warga tersebut dalam dua minggu ini akan dibagikan secara bertahap,” kata Pjs. Wali Kota Dedi Supandi didampingi Ketua DPRD Depok T Yusuf Sahputera, Dandim 0508/Depok Kol. Inf. Agus Isrok dan Kepala BPN Kota Depok Yoyon Sonjaya, Selasa (10/11).

Sekarang ini pihaknya tidak lagi fokus akan pemerataan di sebelas kecamatan tapi sekarang di per kecamatan saja difokuskan dulu. “Jika per kecamatan sudah selesai baru pindah ke kecamatan lainnya,” ujarnya yang berharap rencana untuk target di tahun 2021 membuat 30 ribu sertifikat milik warga Kota Depok diharapkan bakal tercapai.

Menurutnya, sertifikat tanah juga bisa untuk alokasi modal bagi mereka yang ingin usaha apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang. “Saya berharap dengan adanya sertifikat PTSL ini, dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang membutuhkan itu terkait tanah yang sudah menjadi hak mereka,” katanya.

Ditambahkan, Kepala BPN Kota Depok, Yoyon Sonjaya mengatakan, target di 2020 sudah selesai 3.000 sertifikat diterbitkan. “Kami akan bagikan ke kelurahan-kelurahan dalam dua minggu kedepan,” paparnya.

Dia berharap agar target tahun berikutnya dapat bertambah dan selesai tepat pada waktunya. “Karena kami sekarang kan lagi Pandemi Covid-19, targetnya jadi menurun untuk tahun ini,” ujarnya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *