oleh

Pasien Covid dan DBD Bertambah, RW 032 Bojong Rawalumbu Lockdown Lokal & Fogging

POSKOTA.CO – Pasien positif Covid-19 dan penyakit Demam Berdarah (DBD) bertambah di wilayah Rukun Warga (RW) 032 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi. Menyikapi hal tersebut, pengurus RT/RW setempat melakukan lockdown lokal dan pengasapan (fogging).

Akses satu pintu diberlakukan sejak Senin (21/6/2021) lalu, sementara pelaksanaan pengasapan hari Jumat (25/6/2021) pagi. Pemberlakuan sistem satu pintu dan fogging dilaksanakan swadaya oleh warga setempat. Hal ini untuk mencegah dan memperketat protokol kesehatan (Prokes), terutama penggunaan masker.

Berdasarkan data di Kantor Sekretariat RW 032, warga yang positif terpapar Covid hingga hari ini sebanyak 14 orang. Seluruh warga tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, dibawah pengawasan pengurus RW Siaga, tim penangggulangan Covid RW, aparat Polsek, Koramil, kelurahan dan Puskesmas Bojong Rawalumbu.

Petugas RW patroli menggunakan pengeras suara.

Sementara itu, pasien DBD tercatat 12 orang di wilayah RW 032, sebagian di antaranya sudah sembuh dan kembali ke rumah. Sebagian lagi masih dirawat di rumah sakit terdekat. Dengan demikian, kata seorang pengurus RW, jumlah penderita Covid dan DBD di RW 032 beda tipis 14:12.

Pengurus RW 032 bersama jajaran pengurus RT terus mengimbau warganya untuk taat aturan prokes, serta bersih-bersih lingkungan rumah, antara lain meningkatkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). “Bersihkan sarang nyamuk dan jentik-jentik nya di mana pun,” pinta petugas RW.

Pelaksanaan fogging dilakukan setelah ada temuan kasus. Dengan munculnya kasus demam berdarah maka menjadi landasan kegiatan pengasapan di seluruh lingkungan perumahan warga. Umumnya warga menyambut baik kegiatan itu fogging dan sistem satu pintu, yang dijaga petugas piket, sebagai ikhtiar meminimalisir berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah serta penyebaran mencegah virus Corona.

Koordinator Bidang Sosial-Kemasyarakatan RW 032, Joko Susmono terlihat aktif dalam kegiatan fogging massal tersebut. Bahkan ia sendiri turun ke lapangan sebagai petugas pengasapan. Termasuk memonitoring warga yang menjalani isolasi mandiri.

Sebelumnya, pengurus RW patroli ke tujuh wilayah RT untuk mengedukasi warga taat prokes dan pemberitahuan adanya pengasapan melalui pengeras suara (toa).

Kegiatan dimulai pukul 07.00 wib dan berakhir sebelum waktu Salat Jumat. (sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *