oleh

KPU Depok Siap Raih Target 77,5 Persen Partisipasi Warga dalam Pilkada 2020

POSKOTA.CO – Kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020 mendatang tinggal 30 hari ke depan, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terus genjot dan kejar target agar mencapai 77,5 persen partisipasi masyarakat memakai hak pilihnya.

“Kami terus menggenjot atau mengejar target partisipasi masyarakat Kota Depok untuk menggunakan hak pilihnya sekitar 77,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.229.362 orang di 11 kecamatan,” kata Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna saat Rapat Kesiapan 30 Hari Menjelang Hari Pemungutan Suara Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang dengan KPU Provinsi Jawa Barat, Senin (9/11/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota KPU RI Viryan Azis, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Kajati Jawa Barat, Ketua Bawaslu Jawa Barat dan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat serta Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota Penyelenggara Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Dengan waktu yang semakin mendekat tentunya, pihaknya terus menggenjot dan mempersiapkan sejumlah tahapan agar pelaksanaan pilkada serentak sesuai yang diharapkan seluruh lapisan masyarakat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Selain mempersiapkan tahapan pelaksanaan pilkada serentak, imbuh Nana Shobarna, pihaknya kini juga tengah mempersiapkan kelengkapan logistik yang beberapa hari lalu telah tiba di gudang logistik Cimanggis, Kota Depok. Bahkan, sosialisasi terus dilalukan ke masyarakat baik langsung maupun online agar mereka tidak perlu khawatir datang ke TPS yang telah disiapkan petugas di lingkungan rumahnya atau tempat lain.

Menurut Nana, sekarang ini kami juga tengah melakukan tahapan rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang kemudian akan dilihat dari kesiapan sumber daya manusia petugas KPPS tersebut agar saat pelaksanaan pilkada serentak berjalan sesuai harapan maayarakat banyak. Pasalnya, petugas KPPS itu harus memahami dan mengerti penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang akan dipergunakan dalam proses penghitungan suara di TPS 9 Desember 2020 yang akan datang.

“Untuk itulah kegiatan bimbingan teknologi kepada petugas KPPS dan sosialisasi terus kami lakukan baik luring maupun daring guna memastikan petugas KPPS mampu mengoperasikan aplikasi tersebut,” tuturnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *