oleh

Kadinkes Brebes : Nakes Garda Terdepan Penanganan Covid -19

POSKOTA.CO – Seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di instansi Layanan Kesehatan (Yankes) Negeri di Kabupaten Brebes, disinyalir bakal gigit jari pasalnya, tagihan total honor Nakes penanganan Covid-19 yang semestinya dibayarkan sebesar Rp 75 miliar lebih tidak akan terealisasi.

Kabar minimnya jumlah insentif ini sempat membuat resah para Nakes setelah diketahui dana refocusing APBD 2021 sebesar Rp 140 miliar lebih banyak digunakan untuk pembangunan dua proyek raksasa RSUD Ketanggungan dan Kantor Pemerintahan Terpadu. Selain itu, Nakes difasilitas Yankes Negeri juga merasa iri dengan Nakes dari swasta.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr. Sartono terkait permasalahan tersebut pihaknya menjelaskan, pengajuan insentif Nakes di fasilitas Yankes Negeri sebesar Rp.75 miliar. Ini merupakan tagihan insentif yang belum dibayar untuk periode Agustus – Desember 2020 sebesar Rp 30 miliar dan Januari – Mei 2021 sebesar Rp 45 miliar.”Namun terkait penganggaran insentif yang tidak sesuai dengan yang diajukan karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelas Sartono.

Dikatakan Sartono, pada awal pandemi, insentif Nakes ini dibebankan ke APBN, tapi sekarang dibebankan ke APBD kecuali yang swasta, tetap ditanggung oleh APBN. “Jadi untuk Nakes di semua fasilitas Yankes Negeri, pembayarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah secara keseluruhan ada Rp. 75 miliar lebih,” ujar Sartono kepada awak media, Jum’at (28/5).

Menurut Sartono sesuai kemampuan keuangan daerah, dari total tagihan Rp.75 miliar itu, Pemkab Brebes hanya mampu mengalokasikan anggaran Rp. 15 miliar. Rincian diantaranya Rp. 5 miliar untuk tagihan tahun 2020 dan Rp. 10 miliar untuk tahun 2021. Mengenai kekurangan pembayaran insentif itu, Sartono menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk mencari solusinya.

Lanjut Sartono, selaku Kepala Dinas Kesehatan, pihaknya meminta kepada seluruh Nakes di Yankes Negeri yang menjadi garda terdepan penanganan COVID-19 untuk bersabar. Soal besaran insentif ini jangan sampai membuat semangat kerja nakes menjadi turun harap Sartono.(imam/fahroji/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *