oleh

Ditresnarkoba PMJ Ungkap Kasus Ekspor Bahan Baku Kokain ke Eropa dan Amerika

POSKOTA.CO-Penyidik Direktoratserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil mengungkap kasus ekspor bahan baku kokain ke Eropa dan Amerika. Pengungkapan ini hasil kerja sama Polda Metro Jaya dengan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Sungguh mengejutkan, Indonesia kini menjadi negara pengekspor bahan baku dan biji kokain ke luar negeri. Biji kokain dan daun dari pohon Coca yang tumbuh di Indonesia diselundupkan lewat boneka jari ke Eropa dan Amerika.

Daun pohon Coca merupakan bahan baku untuk diolah menjadi kakain. Kuat dugaan ekspor bahan baku dan biji kokain melalui Bandara Soekarno Hatta sudah berlangsung lama.

Berkat kerjasama Ditresnakoba Polda Metro Jaya dengan Bea Cukai berhasil mengungkap kasus ekspor barang berbahaya itu. Awalnya pihak Bea Cukai curiga dengan boneka jarinyang dijirimkan sehingga dilakukan penyelidikan secara teliti dan akhirnya menemukan bahwa boneka jari berisi biji dan daun Coca.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsah mengatakan, temuan ini terus dikembangkan untuk mengungkap ekspor biji tanaman Coca sebagai bahan dasar narkotika jenis kokain.
“Unit dua Subdit tiga Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan ekspor biji tanaman Coca,” kata Kombes Mukti, Jumat (5/8/2022).

Terungkapnya kasus ini bermula lewat informasi dari Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta tentang adanya pengembalian paket pengiriman barang atau Reture (pengembalian barang dari pihak pembeli kepada pihak penjual) yang mencurigakan berasal dari Republik Ceko.

“Paket tersebut sebuah boneka kecil (Finger Puppet) yang didalamnya berisi biji-bijian tanaman. Setelah diperiksa di laboratorium Bea dan Cukai ternyata biji-bijian tersebut adalah biji coca yang mengandung narkotika jenis kokain,” ujarnya.

Informasi tersebut dikembangkan dan ditelisik oleh Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro. Alhasil, pada tanggal 1 Agustus 2022, penyidik berhasil mengamankan 1 orang tersangka.
“Tersangka SDS diamankan di rumahnya kawasan Bandung, Jawa Barat,” tambah Kombes Mukti.

Saat diamankan, anggota juga ikut mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 200 biji tanaman Coca.

“Barang bukti yang diamankan diantaranya dua ratus biji Coca, tiga batang pohon tanaman Coca dan beberapa Boneka Finger Puppet (boneka jari) yang digunakan untuk kamuflase modus pengiriman biji coca,” tegas Mukti.

Atas perbuatannya, tersangka diganjar Pasal 114 subisder Pasal 113 lebih subsuder pasal 111, UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.