oleh

Asusila Sesama Jenis Dengan Petugas Medis, Pria Pasien Covid Jadi Tersangka

POSKOTA.CO – Pria penderita Covid-19 yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakpus, ditetapkan polisi jadi tersangka dalam perbuatan asusila sesama jenis.

Tersangka JM, 23, dijadikan pelaku atas perbuatan asusila sesama jenis. “Pelaku mengaku sudah dua kali melakukan tindakan seksual satu jenis di TKP pada hari Sabtu (26/12) lalu kemudian diviralkan di media sosial (Medsos),” ujar Kapolres Jakpus Kombes Hengky, Selasa (19/1/2021) petang.

Keterangan yang dihimpun, pelaku ini pasien positif Covid-19 dirawat di Tower 5 Wisma Atlet sedang pasangan kencan berinisial JM salah satu petugas medis di Tower 3. “Mereka yang satu jenis itu kenalan melalui aplikasi hingga langsung copy darat,” ujar petugas kepolisian.

Awal dari perkenalan itu pelaku pasien covid JM dan tenaga medis itu bertukar nomer whatsapp dan mereka komunikasi lebih intens. Hingga keduanya melakukan hubungan sesama jenis di bulan Desember 2020 lalu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi didampingi Kasat Reskrim AKBP Burhanuddin menjelaskan, anggotanya saat melakukan pemeriksaan kasus yang viral di tahun 2020 itu akhirnya dapat menetapkan JM jadi tersangka yang Juga ia bekerja menjadi barista sebuah toko minuman.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, akhirnya kami tetapkan JM jadi tersangka. Sementara informasi dari wisma atlet, pelaku yang dikenal jadi tenaga kesehatan langsung di non aktifkan. Selain dari perbuatannya, kita lihat dampaknya,” tegas Kombes Hengky.

Akibat ulahnya kini pelaku JM, terancam dengan hukuman pidana kurungan 10 tahun sesuai dengan pasal 36 tentang porno grafi, pasal 45 ayat 1 dan pasal 27 ayat 1 tentang ITE

Sedang dari pengakuan si pelaku kepada polisi, dirinya melakukan perbuatan itu atas suka sama suka. “Saya lagi isolasi covid di wisma atlet. Awalnya cuma iseng-iseng aja saya upload di medsos,” akui pelaku dihadapan petugas.(silaen/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *