DJOKOVIC MENGUNDURKAN DIRI DI PEREMPAT FINAL DUBAI – Poskota.co

DJOKOVIC MENGUNDURKAN DIRI DI PEREMPAT FINAL DUBAI

djokovic
djokovic

POSKOTA.CO – Petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic mengundurkan diri setelah kalah pada set pertama pertandingan perempat finalnya melawan Feliciano Lopez pada Kamis, mengakhiri rentetan 17 penampilannya di final.

Unggulan teratas asal Serbia itu kalah 3-6 pada set pertama ketika ia terlihat mengeluh mengenai masalah pada mata kanannya.

Pengunduran ini menjadi pertama kalinya ia gagal mencapai final sejak Doha pada Januari 2015.

“Sangat menyedihkan melihat salah satu petenis terhebat yang pernah ada harus mengundurkan diri dari pertandingan seperti itu,” kata Lopez kepada para pewarta, sambil menambahi bahwa Djokovic memberitahu kepadanya bahwa ia menderiat infeksi mata.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)