DANDIM DAN KAPOLRES NGETRIL BERSAMA – Poskota.co

DANDIM DAN KAPOLRES NGETRIL BERSAMA

Kapolres dan Dandim punya hobi ngetril
Kapolres dan Dandim punya hobi ngetril

POSKOTA.CO – Puluhan Bikers Kodim 0809/Kediri dan Polresta Kediri, beruji nyali menyusuri jalanan lereng gunung wilis, yang terletak di Kecamatan Grogol. Dandim Kediri, Letkol Inf Purnomosidi dan Kapolresta Kediri, AKBP Bambang Wijanarko ikut ambil bagian dan berbaur dengan Komunitas Trail Kediri (KTK), sabtu (04/06/2016).

Tanjakan yang cukup menantang, baru terasa pada jarak kilometer 7 yang berlokasi di gunung batok (lereng gunung wilis). Jalanan yang sudah tidak lagi beraspal ini ,cukup beresiko bagi keselamatan ,bila kurang berhati-hati dalam mengendarai motor, ini dikarenakan jalan yang dilewati masih sebatas jalan berbahan dasar batu (makadam).

“Mengikuti trail adventure ini, merupakan tantangan tersendiri bagi siapa saja yang ikut serta, karena jalanan beraspal akan selesai di kilometer 7 ,selanjutnya para bikers akan menghadapi jalanan berbatu, sedangkan pada kilometer 11, kita akan diuji lagi ketangguhannya dengan jalan tanah dan becek,” ungkap Letkol Inf Purnomosidi.

“Kegiatan ini juga sekaligus memberi contoh pada komunitas-komunitas lain, agar tidak menggunakan jalan raya dengan seenaknya sendiri, karena kita bisa gunakan jalan alternatif yang bukan berstatus jalan raya atau utama, sehingga dalam melakukan adventure ini, kita tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” tandas AKBP Bambang Wijanarko.

Jalanan yang dilewati trail adventure ini ,sama sekali tidak melewati jalan raya atau jalan umum, yang biasanya dilewati bus, truk pengangkut barang, ataupun mobil dari dalam dan luar kota, melainkan jalan menyusuri pedesaan, persawahan dan perbukitan.

Dengan jarak tempuh mencapai 14 kilometer, trail adventure ini, memberikan tantangan tersendiri bagi pesertanya ,termasuk 32 anggota Kodim Kediri dan 18 anggota Polresta Kediri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)