oleh

Zarco Yakin Gantikan Doviziozo Jadi Pembalap Pabrikan Ducati

POSKOTA.CO –  Johann Zarco (Perancis) menegaskan dirinya  “siap” untuk naik ke tim pabrikan Ducati pada 2021, namun  perlu mencetak lebih banyak podium MotoGP 2020 agar keyakinan tersebut dapat terwujud.

Juara dunia Moto2 itu bergabung dengan Ducati untuk tahun 2020 setelah menandatangani kesepakatan  menjadi pembalap   satelit Avintia pada Desmosedici yang berusia setahun. Ini terjadi setelah dia keluar dari kontrak kerja KTM selama dua tahun pada pertengahan tahun lalu. Ia sempat  bergabung di  LCR sebagai pengganti cedera Takaaki Nakagami (Jepang) untuk tiga balapan terakhir.

Zarco telah mencetak pole position dan podium pertama Avintia ketika ia menempati posisi ketiga di GP Ceko. Ia di urutan ketiga di grid untuk Styrian Grand Prix – meskipun harus memulai dari pitlane sebagai hukuman atas tabrakannya dengan Franco Morbidelli (SRT Yamaha Petronas)  di GP Austria minggu sebelumnya.

Sehauh ini Zarco  akan tetap menjadi pebalap Ducati pada 2021 nanti, meskipun belum jelas di mana dia akan ditempatkan, pindah ke Pramac atau tetap di Avintia dengan dukungan tambahan kemungkinan opsi. Sedang satu kursi pembalap pabrikan Ducati masih konsong sesudah ditinggalkan  Andrea Dovizioso0 (Italia) pada akhir tahun ini.

Kabar beredar Zarco berada dalam bingkai untuk mendapatkan tempat bersama Jack Miller (Australia) di skuad pabrikan – meskipun dia merasa perlu menunjukkan bahwa dia bisa berjuang untuk podium di Ducati lebih dulu sebelum melakukan langkah itu. .

“Kabar baik bahwa saya tahu saya bisa melanjutkan Ducati tahun depan,” kata Zarco dilansir Motorsport.com. “Tapi mereka masih butuh waktu untuk memutuskan di mana akan menempatkan pembalap, dan yang jelas motor pabrikan selalu menjadi motor impian. Dan dengan apa yang sudah saya pelajari dari pengalaman saya di tim pabrikan dan kesalahan yang saya lakukan juga, karena saya melakukan beberapa kesalahan, saya pikir saya akan siap untuk kembali ke motor pabrikan,” lanjutnya.

Namun untuk lebih memantabkan Zarco mengaku terlebih dulu akan membuktikan dengan sejumlah podium di MotoGP musim 2020 ini. “Tapi pertama-tama saya perlu naik podium lebih banyak dan berjuang lebih banyak untuk kemenangan dan  harus benar-benar konstan, berjuang untuk podium agar pantas mendapatkan motor pabrikan,” ucap Zarco. “Tim Ducati kehilangan Dovizioso, dan mereka bisa memilikinya dengan Jack, tetapi jika mereka memiliki dua pembalap yang mampu memperebutkan podium, ini akan menjadi hal utama. Jelas impiannya adalah motor pabrikan tetapi bertahan dengan Ducati adalah hal utama, karena beberapa bulan sebelumnya kami hanya berpikir dengan tim Avintia, itu akan menjadi tahun yang sangat rumit dan kami melihat bahwa dengan dukungan Ducati saya melakukan dengan baik. Ini cukup bagus untuk tim dan kemudian saya sekarang memiliki masa depan yang sedikit lebih diperbaiki, jadi saya hanya bisa tersenyum, ” lanjut Zarco.

Selain Zarco,  juga dalam bingkai untuk kursi Ducati adalah Francesco Bagnaia (Italia) dari Pramac, yang telah ditawari kontrak dua tahun baru untuk tetap dalam barisan pabrikan Italia.

Mantan pebalap Ducati dan juara MotoGP tiga kali Jorge Lorenzo (Spanyol) juga dikaitkan dengan kursi yang ditinggalkan Dovizioso.

Ducati akan membuat keputusan tentang line-up penuh 2021 jelang GPSan Marino akhir pekan depan. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *