oleh

Tunggu Presiden Pitulungan

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Perhitungan suara coblosan belum usai, tinggal menunggu hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selanjutnya, rakyat Indonesia tinggal menanti siapa presiden berikutnya yang bakal menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada yang mengatakan, Jokowi ada yang mengusulkan Prabowo bahkan ada juga yang mengusung nama Farhat Abas atau Ruhut Sitompul.

Teka-teki terus bergulir. Permadi yang diminta komentarnya tunggu munculnya ‘Satria Piningit.’ Namun politikus PDI-P yang hijrah ke Gerindra itu enggan untuk menyebutkan siapa sebenernya satrio piningit.
Pesta demokrasi pemilihan presiden masih Juli mendatang. Dan pada tahun inilah, presiden ke tujuh akan dipilih.

Presiden ketujuh yang menurut bahasa jawa tujuh artinya pitu punya arti pitulungan. Presiden yang selalu mendapat pertolonganh dan suka menolong.

Suhu Bingo,70, asal Tibet yang menetap di Surabaya, Jawa Timur, menyakini munculnya Satrio Piningit. Bingo meyakini ramalan Ki Jayabaya.

Pilpres tahun ini, waktunya sosok Semar yang menjadi satrio pinandito, dan terpilih menjadi presiden,” terang ahli tafsir Ramalan Jawa dan china itu.

SANG SEMAR

Dengan munculnya sosok Sang Semar, atau pemimpin Punakawan dalam kisah pewayangan itu, maka tuntas sudah mitos Satrio Piningit yang kerap menjadi pergunjingan. Semar adalah figur penutup dari kisah Satrio Piningit.

Kata Suhu Bingo, jika ramalan tujuh Satrio Piningit ini disatukan dengan ramalan Semar atau yang akrab disapa Mbah Semar oleh orang-orang Jawa, memang sangat cocok. Satria ke tujuh adalah ksatria yang cerdas, berilmu tinggi serta memiliki kewibawaan yang luar biasa.

Analisanya begini, Satrio Piningit atau satria ke tujuh adalah Satrio Pinandito (SP), yang sama dengan sosok Semar Punakawan (SP), yang juga memiliki kepintaran, berilmu tinggi dan berwibawa.

Ramalan Semar sendiri muncul saat Kerajaan Majapahit yang berada di tanah Jawa, tepatnya di daerah Mojokerto, runtuh. Dan saat itupula, sesuai ramalan Mbah Semar, munculah sosok Sabdo Palon (SP) sebagai penasehat kerajaan.

Sabdo Palon sendiri, diramal akan kembali muncul di zaman Satrio Piningit, yang akan menata kembali kekacauan yang terjadi di suatu negeri. (djoko dari berbagai sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *