oleh

Sepanjang 2014 Polres Pekanbaru Tangani 25 Kasus Kejahatan Seks

Ilustrasi korban kekerasan seks
Ilustrasi korban kekerasan seks

POSKOTA.CO – Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menangani 25 kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur sepanjang 2014.

“Sepuluh diantaranya berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21. Dari jumlah itu, enam lainnya tengah dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Rabu siang.

Sementara empat dari 10 perkara yang telah P21 itu, demikian Guntur, telah tahap II dan akan segera disidangkan. Kemudian 12 perkara lainnya saat ini menurut dia masih dalam proses penyelidikan dan tiga lainnya masuk tahap penyidikan.

Dari informasi yang diterima dari petugas Mapolresta Pekanbaru, kata dia, satu diantaranya telah merujuk pada proses perdamaian baik antara pelaku maupun korban.

“Karena antara pelaku dengan korban (perempuan remaja) merupakan pasangan yang tengah berpacaran dan melakukan hubungan laiknya suami istri tanpa pernikahan,” kata dia.

Keduanya menurut informasi, kata dia, kemudian dinikahkan setelah ada perundingan damai antara korban dengan pelaku.
Kasus terbesar yang pernah ditangani Polresta Pekanbaru adalah kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh tiga kakak beradik yang “memakan” enam korban balita. Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Haryanto mengatakan ketiga tersangka antara lain berinisial Ai (18), Ro (15), dan At (9).

Namun, polisi baru berhasil meringkus tersangka Ai sementara Ro dan At masih dalam pengejaran. Menurut dia, enam korban kejahatan seksual itu merupakan tetangga pelaku yang tinggal dalam satu kawasan rumah petak di Pekanbaru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *