oleh

POLISI TUNGGU HASIL VISUM SAKSI KORBAN “CAKAK BANYAK”

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) masih menunggu hasil visum korban “cakak banyak” atau perkelahian antara dua kelompok pemuda di Kecamatan Kinali beberapa waktu lalu.

“Saksi kunci yakni saksi korban sebanyak enam orang masih kondisi lemah dan dalam waktu dekat akan kami periksa,” kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Sofyan Hidayat di Simpang Ampek, Senin.

Ia mengatakan pihaknya saat ini telah mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor, mobil taft dengan kondisi hancur.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya seperti kapak, tojok, pisau dan pecahan kaca jendela rumah. Ia menyebutkan pihaknya saat ini masih dalam proses penyelidikan karena kondisi saksi korban masih lemah.

“Kedua belah sama-sama membuat laporan pengaduan atas nama Masrial dan Yanton. Kami masih mendalami kasus ini dan akan mengusut tuntas,” tegasnya.

Saat ini dua saksi korban dipihak Masrial masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sedangkan empat orang dipihak Anton mendapatkan rawat jalan.

“Cakak banyak” atau perkalahian dua kelompok pemuda terjadi antara dua kelompok pemuda Kampung Pisang dengan kelompok pemuda Kampung Jambu pada Kamis (5/6).

Kasubag Humas Polres Pasaman Barat, Iptu Refrinizal menjelaskan perkelahian itu diduga karena ada kesalahapahaman antara kedua kelompok. Kedua kelompok pemuda itu??saling serang dengan senjata tajam.

Akibatnya,? kedua belah pihak mengalami luka berat, karena?bacokan senjata tajam kapak, pisau?dan benda tumpul lainnya.Perkelahian itu terjadi tepatnya di Kampung Jambu? Kecamatan Kinali Pasaman Barat Kamis (5/6) dini hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *