oleh

PNS KELUYURAN JAM KANTOR DIRAZIA SATPOL PP

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat mengikuti apel pagi dihalaman Kantor Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/1). (Ilustrasi/ANTARA)
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat mengikuti apel pagi dihalaman Kantor Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/1). (Ilustrasi/ANTARA)

POSKOTA.CO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa, menjaring 28 pegawai negeri sipil (PNS) yang berkeliaran di jalan raya saat jam kantor.

Kepala Bidang Trantib Satpol PP Banjarmasin Apiluddin kepada wartawan di balaikota Banjarmasin, Selasa membenarkan pihaknya melakukan razia yang berhasil menjaring ratusan PNS berkeliaran di luar kantor mereka.

Jumlah PNS yang terjaring tersebut lebih banyak dibandingkan dengan hasil razia Satpol PP beberapa kali sebelumnya, dan Razia tersebut dilakukan guna penegakan disiplin pegawai, tambahnya.

Dalam razia kali ini SatpolPP menurunkan 150 personel Satpol PP di kawasan Jalan Kamboja, Jalan Bank Indonesia, dan Depan Rumah Dinas Gubernur Jalan R Suprapto. Dari seluruh PNS yang terjaring itu, hanya ada 24 PNS yang dilengkapi dengan surat tugas, sedangkan sisanya atau 104 PNS tidak dilengkapi dengan surat dinas luar, kata Kabid Trantib lagi.

Menurut dia, dari semua yang terjaring razia itu rata-rata adalah guru yang keluyuran usai mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah dasar, dan mereka yang terjaring rata-rata masih menggunakan baju dinas itu juga termasuk PNS tenaga honor.

“Kalau alasannya yang diutarakan PNS yang terjaring itu adalah klasik, seperti menjemput anak, dan ingin belanja di pasar,” ucapnya. Apiludin membandingkan, PNS yang terjaring sekarang lebih banyak dibandingkan aksi-aksi sebelumnya, yang hanya menjaring sekitar 40-50 PNS, tapi kali ini lebih
banyak, sampai 128 PNS yang kedapatan. Bahkan ada yang memakai mobil dinas.

Ia menilai, banyaknya PNS yang kedapatan ke luar saat jam kerja ini menunjukan kesadaran disiplin PNS lingkup Pemkot Banjarmasin menurun. Padahal Sekdakot Banjarmasin Zulfadli Gazali pernah mengingatkan disiplin PNS ini, dan kalau ingin keluar saat jam kerja harus disertai dengan surat atasan.

PNS yang melanggar jam disiplin ini, sudah didata, dan lanjutnya akan dilaporkan ke dinas masing-masing sebagai instansi yang berwenang menindaklanjuti temuan tersebut. Apiludin menjelaskan, razia tersebut rutin dilakukan karena sudah menjadi kewenangan Satpol PP dalam pengawasan pegawai dan mengawal PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *