oleh

PEREDARAN NARKOBA DI SOLO RAMBAH PELAJAR

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kombes Pol Iriansyah, menyatakan bahwa peredaraan narkoba di wilayah Solo sudah cukup mengawatirkan karena sudah merambah kalangan pelajar.

“Kami mengungkap dua pelajar di salah satu SMK swasta di Solo, yang dijadikan kurir ganja,” kata Iriansyah, di Solo, Senin.

Menurut dia, Satuan Narkoba Polresta Surakarta selain menangkap kedua pelajar tersebut, juga sejumlah barang bukti di antaranya, sebanyak 14 bungkus lebih daun ganja kering atau seberat sekitar 14,3 kilogram dari tangan tersangka.

Ia mengakui, pihaknya sangat prihatin karena peredaraan narkoba sudah merambah kepada adik-adik pelajar. Padahal, pihaknya bersama pemerintah daerah setempat, sekolah, sudah sering melakukan sosialisasi soal bahaya narkoba.

Kendati demikian, ke depan akan bekerja sama kembali dengan Pemda setempat lebih menggalakan kegiatan secara khusus ada semacam program kurikulum pembelajaran tentang bahaya narkoba bagi kesehatan manusia.

Sekolah hingga sekarang sudah proaktif, kata Kapolresta, mereka sering mengirimkan surat permintaan kepada Polresta untuk memantauan peredaran narkoba sebagai terapi, dan memberikan sosialisasi di sekolah-sekolah.

“Saya kira imbauan kami sudah secara langsung ke sekolah-sekolah. Namun, saya mengimbau lagi kepada pelajar untuk benar-benar menjauhi nerkoba karena sangat merugikan kesehatan manusia, bangsa, dan negara,” katanya.

Menurut dia, dengan ditangkapnya dua pelajar berinisal Mws (17) warga Jebres Solo dan Ry (18) warga Banjarsari Solo tersebut, pihaknya mengimbau supaya orang tua senantiasa melakukan pemantauan kepada putra-putrinya.

Hal tersebut, lanjut Kapolresta, agar mereka tidak menjadi korban yang dimanfaatkan oleh para bandar narkoba untuk mengedarkan barang haram itu.

“Peran orang tua maupun sekolah untuk membentengi generasi muda ini, sangat penting. Karena, anak-anak sebagian besar waktu banyak di rumah bersama orang tuanya dan sekolah,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau anak-anak tidak salah dalam bergaulan, dan jauhkanlah dari barang haram tersebut untuk kegiatan-kegiatan positif.

Polresta Kota Surakarta, Jateng, menangkap dua pelajar di salah satu SMK swasta di Solo yang diduga sebagai kurir ganja dan menemukan barang bukti sebanyak 14,3 kilogram.

Menurut Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah, kedua tersangka tersebut yakni bernisial Mws (17) warga Jebres Solo dan Ry (18) warga Banjarsari Solo. Tersangka Mws ditangkap oleh petugas, di sebuah kebun kosong di Banjarsari, Sabtu (10/5) sekitar pukul 01.00 WIB dan 30 menit kemudian membekuk Ry di rumahnya.

Menurut dia, polisi saat menangkap Mws menemukan barang bukti sekitar 13,3 kg ganja, satu handphone blacberry, dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI, sedangkan dari tangan Ry ditemukan satu bungkus ganja berat satu kg, satu timbangan, handphone Cross, satu unit sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi AD 5206 SU.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *