oleh

Penikam Bapak Tiri Ditangkap Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Sutrisno,26, warga Jl Soekarno Hatta Bandarlampung yang menusuk bapak tirinya Galinging,45, dengan sebilah pisau lantaran tidak diberitahu adiknya akan menikah ditangkap.

Akibat tusukan pelaku itu, korban mengalami pendarahan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. “Saya datang ingin menanyakan kebenaran pernikahan adik perempuan saya. Saya ini walinya tapi tidak diberitahu, Galingging itu bapak tiri,” kata Sutrisno di Polsek Kedaton, Bandarlampung, Jumat.

Menurut dia, sebelumnya di rumah pun sempat terjadi adu mulut dengan korban, sebelum terjadi penusukan. Tidak lama kemudian, saat adu mulut, datang adik perempuannya bersama dengan Herman Yusuf yang merupakan tukang ojek dan teman Galingging.

“Saya tanya kabar pernikahan adik, tapi bapak membantah, dan saat itu langsung adu mulut dengan adik serta Galingging. Karena emosi saya menampar adik saya,” katanya pula.

Sutrisno melanjutkan, Herman yang masih berada di rumah itu, tiba-tiba langsung memukul menggunakan kayu balok tepat mengenai punggung.

“Lagi adu mulut tiba-tiba Herman langsung memukul saya dengan balok kayu di bagian punggung. Saya lari ke arah sepeda motor dan mengambil pisau di bawah jok motor, sehingga saat Herman mendekat langsung saya tusuk perutnya, sedangkan Galingging tangannya kena pisau,” katanya pula.

Menurut Kapolsek Kedaton Kompol Hepi Hasasi, penangkapan tersangka Sutrisno berdasarkan laporan salah seorang warga yang menghubungi Polsek Kedaton. Tersangka sempat melakukan perlawanan, tapi setelah diberikan pengertian oleh petugas akhirnya dia bersedia menyerahkan diri.

Menurut Kompol Hepi, korban Herman Yusuf mengalami luka tusukan pada bagian perut, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit bersama dengan Galingging yang mengalami luka sayatan pada bagian tangan kanannya.

Akibat perbuatannya, tersangka Sutrisno akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *