oleh

PENGEMUDI YANG LAKUKAN TABRAK LARI DITANGKAP

tabrak lariPOSKOTA.CO – Jajaran Kepolisian Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menangkap seorang tersangka yang diduga sebagai pelaku tabrak lari yang mengakibatkan satu orang pejalan kaki meninggal dunia di wilayah Kecamatan Kelapa.

“Tabrak lari itu sendiri terjadi tadi pagi sekitar pukul 11.00 WIB di daerah Desa Dendang, Kecamatan Kelapa, dimana terdapat satu orang pejalan kaki meninggal dunia atas nama Sandi Subhi,16,” ujar Kepala Polres Bangka Barat AKBP Djoko Purnomo melalui Kepala Polsek Kelapa, Iptu Samsul Bahri, Senin.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada saat kendaraan Avanza melaju cepat karena ingin mendahului iring-iringan kendaraan rombongan pengunjuk rasa yang berangkat dari Kabupaten Bangka Barat menuju Pangkalpinang.

“Pada saat ingin mendahului rombongan tersebut, tepatnya di depan kantor Desa Dendang mendadak ada salah satu pejalan kaki hendak menyeberang secara mendadak, dan kejadian tersebut tak terhindarkan,” kata dia.

Setelah kejadian itu, korban tabrak lari atas nama Sandi yang juga seorang pelajar di salah satu sekolah di daerah itu dilarikan ke Puskesmas Kelapa, namun nyawanya tidak tertolong karena korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan luka lecet di sekujur tubuhnya.

Setelah kejadian itu ternyata pelaku tidak berhenti, namun malah melarikan diri ke arah Pangkalpinag.

Begitu mendapatkan informasi adanya kecelakaan lalu lintas tersebut, anggota Polsek Kelapa langsung menutup akses jalan menuju ke arah Pangkalpinang dan ternyata upaya tersebut membuahkan hasil dan akhirnya pelaku dapat ditangkap.

“Karena kesigapan petugas kendaraan pelaku dapat dihentikan, kemudian langsung diamankan di Mapolsek Kelapa,” kata dia.

Polisi berhasil menangkap pelaku atas nama Badrun bin Karban (62) seorang buruh harian beralamat di Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza dengan nomor polisi BN 2286 LP berwarna hitam.

“Pelaku dan barang bukti masih kami tahan di Mapolsek Kelapa, sedangkan kasusnya kami limpahkan ke Satuan Lantas Polres Bangka Barat untuk penyidikan lebih lanjut,” kata dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *