oleh

PENGANIAYA JULIUS MENGAKU TERGANGGU DENGAR SUARA KOOR

Julius korban penganiayaan
Julius korban penganiayaan

POSKOTA.CO – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menempuh upaya paksa dalam menangani dua kasus kekerasan berbau intoleransi yang terjadi di Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu. “Polda DIY berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Selasa.

Menurut dia, untuk kasus penyerangan rumah Julius di Tanjungsari, Sukoharjo, Ngaglik masih ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY. “Satu tersangka berinisial KH saat ini masih ditahan. Meski demikian KH masih enggan diperiksa dengan alasan belum ada penasehat hukum,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menawarkan bantuan untuk mencarikan penasihat hukum tetapi tersangka tidak bersedia. “KH menginginkan penasihat hukum dari rekannya sendiri. Saat ini dalam proses komunikasi untuk mendatangkan pengacara,” katanya.

Anny mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, motif penyerangan yang dilakukan KH bersama rekannya karena merasa terganggu dengan latihan koor di rumah korban. “Selain itu alasan lain yaitu menganggu akses jalan warga akibat tertutup kendaraan yang diparkir. Dari hal tersebut kemudian muncul emosi spontan,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini saksi yang diperiksa dalam kasus penyerangan itu berjumlah 16 orang. Terdiri atas korban serta beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.

“Dari keterangan para saksi pihaknya mendeteksi dua pelaku lain berinisial AS dan BH yang kini masih diburu. Kedua pelaku yang belum diketahui keberadaannya itu masih diburu petugas dalam proses upaya paksa,” katanya.

Keduanya sebelumnya bertempat tinggal tak jauh dari rumah korban Julius. Tapi pascaperistiwa penyerangan mereka bersembunyi dan tidak berada di rumah.

“Soal adanya informasi bahwa AS dan KH dilindungi teman-temannya hal itu akan menjadi dasar kepolisian untuk memburu keduanya. Kalau sudah diketahui keberadaannya langsung kami tangkap, tempuh jalur paksa,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *