oleh

Pemerintah Belum Berpihak Pada Perempuan

11b perempuan APOSKOTA.CO – Anggota legislatif perempuan DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogakarta, Nur Eni Rahayu menilai kebijakan dan program pemerintah setempat belum berpihak pada pemberdayaan perempuan.
Nur Eni di Kulon Progo, Senin, mengatakan saat ini anggota DPRD perempuan hanya empat orang dari 40 anggota dewan, atau tidak mencapai kuota 30 persen.
“Kami terus berjuang bagaimana agar suara kami dalam menyampaikan pendapat diterima kalangan anggota dewan laki-laki dan pemerintah. Kami terus ‘vokal’ menyuarakan kebijakan pemerintah yang berpihak pada perempuan,” katanya.
Sebagai anggota legislatif perempuan, kata dia, dirinya memperjuangkan supaya anggaran program ekonomi kemasyarakatan seperti usaha mikro dan kecil ditingkatkan.
Sebab, kata dia, sasaran dari program ini mayoritas pelakukanya adalah perempuan. “Kemandirian perekonomian perempuan artinya kesejahteraan keluarga. Kemajuan perempuan yang ada di pelosok desa tergantung dari penguatan modal dan pelatihan keterampilan yang memadai,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *