oleh

PELATIH: FISIK SRIWIJAYA FOOTBALL LEMAH

ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Pelatih Sriwijaya Football Club Subangkit mengakui fisik anak asuhnya masih lemah sehingga hanya dapat bermain imbang menghadapi Semen Padang pada Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu malam, 1-1.

Kondisi fisik pemain sedikit turun karena jadwal pertandingan yang ketat bermain dua kali dalam empat hari, kata Subangkit usai pertandingan Sriwijaya FC lawan Semen Padang di Palembang.

Namun, pihaknya terus berbuat maksimal dalam pertandingan berikutnya apalagi waktu istirahat cukup lama, kata dia. Pihaknya masih ada lima pertandingan lagi sehingga peluang terbuka. Apalagi libur pemain cukup panjang karena akan menghadapi puasa Ramadhan, sehingga kesempatan itu akan berupaya maksimal, katanya.

Sebagaimana dalam pertandingan Sriwijaya FC melawan Semen Padang kedua kesebelasan berhasil mendapat gol masing-masing satu. Gol untuk Sriwijaya FC diciptakan melalui tendangan penalti Lancine Kone sebagai hukuman diberikan wasit Prasetyo Hadi, setelah pemain Semen Padang, Novan Setya
menyentuh bola di area 16 meter.

Sementara, Kabau Sirah sendiri baru bisa menyamakan kedudukan di menit 42 lewat tendangan bebas eks pemain laskar wong kito, Seftia Hadi. Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir kedudukan imbang 1-1.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *