oleh

Pam Bekasi Tersendat, Dikeluhkan Warga SBS

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Sejumlah warga di Perumahan Setia Bina Sarana (SBS) Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan tersendatnya pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum sejak Maret 2014.

“Kejadian ini bukan hanya sekali, tapi selama sebulan terakhir sudah sering terjadi. jangan hanya kami yang telat bayar lalu diputus, tapi kenapa mereka yang salah tidak diberi sanksi,” kata warga setempat Aisyah (33) di Bekasi, Senin.

Menurutnya pasokan air ribuan warga setempat selama ini berasal dari PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi yang merupakan perusahaan daerah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota Bekasi.

Aisyah mengaku dirinya dan keluarga terpaksa tidak mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan aktifitas, begutu pula tetangganya.

“Saya mau dapat air dari mana, tetangga juga mati aliran airnya,” ujarnya. Selain aliran air tersendat, kata Aisyah, kualitas air yang keluar pun sangat keruh dan berbau.

“PDAM terkesan mengabaikan masalah kebutuhan air bersih pelanggannya,” ujarnya. Keluhan serupa juga datang dari warga lainnya Deny Iskandar (33).

“Biasanya air yang saya terima jernih dan alirannya pun lumayan kencang. Tapi akhir-akhir ini jadi mengecil,” katanya. Dia mengaku terpaksa memanfaatkan air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Sekali isi ulang bisa habis Rp3.500 untuk satu galon,” katanya. Menanggapi hal itu, Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Endang Kurnaen mengakui adanya gangguan tersebut.

“Kami memohon maaf kepada pelanggan. Sebab sedang ada perbaikan pipa di pertigaan Perumahan Pesona Angrek Kaliabang, sehingga imbasnya sampai ke SBS. Mudah-mudahan bisa segera selesai,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *