oleh

Mantan Sekjen KY Diperiksa Kejagung

kyPOSKOTA.CO – Mantan Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia, Muzayiin Mahbub diperiksa penyidik Kejaksaan Agung sebagai saksi dugaan korupsi dan pencucian uang KY yang dilakukan oleh tersangka Al Jona Al Kautsar (AJK).

“Pemeriksaan mengenai kronologis tugas dan kewenangan saksi saat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di KY,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi di Jakarta, Rabu.

Keputusan pelaksanaan distribusi ULP dan ULS itu, kata dia, salah satunya dipercayakan kepada tersangka AJK untuk membuat daftar rekapitulasi pendistribusian uang tersebut.

Semula penyidik juga mengagendakan akan memeriksa pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Veteran, Jakarta Pusat, Arief Suhirman. Namun, kata dia, batal dilakukan karena dirinya baru menjabat pada bulan Oktober 2013.

“Oleh karena itu, saksi Arief Suhirman belum mengetahui atau siap untuk memberikan keterangan di depan penyidik,” katanya.

Kasus tersebut bermula dari tugas tersangka sebagai pembuat Daftar Rekapitulasi untuk pembayaran uang layanan persidangan (ULP) dan uang layanan penanganan/penyelesaian laporan masyarakat (ULS) kepada pejabat/pegawai Komisi Yudisial.

Namun, uang tersebut telah dimanipulasi atau “mark up” dengan cara menaikkan anggaran total pembayaran dari angka yang sebenarnya sehingga terjadi selisih lebih bayar sebesar Rp4.165.261.341.

Selisih uang itu, kata dia, kemudian disimpan dalam rekening pribadi tersangka sehingga hal inilah yang dinilai sebagai tindak pidana korupsi yang dilakukan AJK.

Kejagung sudah menyita satu mobil Moris dan Kijang Innova milik tersangka korupsi dan pencucian uang Komisi Yudisial RI, Al Jona Al Kautsar, dari kediamannya di Jalan Way Seputih, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *