oleh

MANTAN KADISHUB DKI BELUM DITAHAN KEJAKSAAN

Di dalam bus angkutan massal ini kerap jadi pelecehan seks
Di dalam bus angkutan massal ini kerap jadi pelecehan seks

POSKOTA.CO – Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Udar Pristono yang menjadi tersangka dugaan penggelembungan atau “mark up” biaya pengadaan bus Transjakarta belum ditahan kejaksaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di Jakarta, Rabu, menyatakan Udar Pristono belum akan ditahan meski pada Rabu menjalani pemeriksaan perdana dalam status sebagai tersangka. “(Udar Pristono) Tidak ditahan,” kata Tony Spontana.

Udar Pristono pada Rabu pagi, menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka setelah tidak memenuhi panggilan penyidik pada Senin (26/5) karena sakit.

Udar Pristono tiba di Kejagung sekitar pukul 11.00 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya untuk memberikan keterangan selaku tersangka.

Pokok pemeriksaan terhadap mantan orang nomor satu di instansi perhubungan DKI Jakarta itu, yakni, kedudukan tersangka selaku pengguna anggaran dari kegiatan pengadaan armada bus Transjakarta.

“Termasuk pengadaan bus untuk peremajaan angkutan umum reguler di Dinas Perhubungan DKI Jakarta tahun anggaran 2013,” katanya.

Selain itu, kata dia, penyidik juga menanyakan kronologis proses perencanaan, kegiatan lelang, pelaksanaan pengadaan oleh rekanan pemenang hingga pelaporan hasil pelaksanaan.

Dalam kasus tersebut, Kejagung sudah menetapkan empat tersangka, yakni, Udar Pristono (mantan Kadishub DKI Jakarta) dan P (Direktur Pusat Teknologi dan Sistem Transportasi di Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi/BPPT).

Dua lainnya, DA (pegawai negeri sipil pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Pejabat Pembuat Komitmen) dan ST (PNS Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dinas Perhubungan DKI Jakarta).

Pengadaan bus Transjakarta itu terdiri atas busway senilai Rp1 triliun dan bus peremajaan dari angkutan umum reguler senilai Rp500 miliar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *