oleh

Mahasiswa Geruduk PN Jakarta Pusat

POSKOTA.CO- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kaukus Mahasiswa Peduli Pendidikan dan Kaukus Mahasiswa Nasional, Senin(12/5) menyambangi Pengadilan Negeri(PN), Jakarta Pusat.

Para mahasiwa itu meminta kepada pihak pengadilan untuk membatalkan eksekusi kampus Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK) Saint Mary di Jalan AM Sangaji No 6, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

“ Eksekusi ini cacat hukum, dan kami menyerahkan surat keberatan,” kata Juru bicara mahasiswa Ferdinandus Olla.
Ia menilai, eksekusi lahan yang akan dilakukan pihak pengadilan pada tanggal 14 Mei 2014 nanti sangat mencederai dunia pendidikan.

“Kami memperjuangkan nasib teman-teman kami yang menuntut ilmu di sini. Selain itu bagaimana nasib mahasiswa yang sedang menjalani UTS, kami akan memperjuangkan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Saint Mary Ikhraman Thalib mengatakan, pihaknya akan melakukan perlawanan hukum agar langkah eksekusi tersebut dibatalkan.

Pasalnya, ia memiliki bukti-bukti kuat dengan adanya Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 26 Januari 2011 Nomor 424/PDG/G/2010/PN.JKT.PST yang dimenangkan Hercules.

“Dasar kami mengajukan perlawan adalah keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, di mana Hercules sebagai pihak ke-3 selaku pemilik Saint Mary,” ujarnya. Menurutnya, sertifikat HGB nomor 2776 milik Yanto telah berakhir dan juga tidak diperpanjang lagi olehnya.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *