oleh

Keberanian Ahok Berani Menyalahkan Mendagri Patut Dipuji

Ahok, siapa salah diterjang
Ahok, siapa salah diterjang

POSKOTA.CO – Meski di hari deklarasi Capres, Joko Widodo tak lpeas tanggung jawabnya sebagai gubernur. Capres dari PDI-P itu nonaktif sebagai Gubernur DKI Jakarta mulai 1 Juni 2014.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun mengungkapkan Jokowi sudah mengajukan cuti dari tanggal 18 Mei hingga penetapan presiden oleh KPU dan sudah disanggupi Presiden SBY. Namun, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi baru memberi izin nonaktif pada 31 Mei.

” Ini kan kesalahan Mendagri. Pak Jokowi dah pengin minta langsung cuti. Mendagri menafsirkan itu seolah-seolah baru boleh cuti pas penetapan (KPU),” ujar Basuki alias Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Senin (19/5/2014).

Bukan baru kali ini Ahok, berani menyatakan benar jika itu benar dan salah kalau memang itu tak benar. “Ahok memang bukan tipe kayak bebek yang ikut, dia punya prinsip,” kata seorang karyawan Pemda DKI.

Padahal menurutnya, aturan tersebut sebenarnya untuk menghindari pejabat negara atau kepala daerah yang mencalonkan diri sebagai presiden namun menolak berhenti. Mereka umumnya tak ingin berhenti dari jabatan agar masih dapat menikmati dana operasional dan fasilitas. Sehingga, dibuat peraturan yang kalau diterjemahkan, maksimum harus cuti adalah hingga waktu penetapan.

“Tapi kalau saya mau cuti sebelum penetapan boleh nggak? Boleh dong. Kan justru yang terjadi banyak orang nggak mau cuti. Makanya UU mencegat dengan aturan kalau udah ditetapin kamu harus cuti, nggak boleh nggak mau ambil cuti,” jelas Ahok.‬

‪Karena mengetahui pendaftaran capres dan cawapres mulai Minggu kemarin serta akan deklarasi, menurut Ahok, Jokowi memutuskan mengajukan cuti sebelum penetapan KPU. Agar pencapresannya tak mengganggu tugasnya sebagai Gubernur DKI.

Meskipun UU mengatur Jokowi baru dapat cuti sesuai jadwal penetapan capres/cawapres, menurut Ahok apabila Presiden telah mengizinkan seharusnya Jokowi dapat cuti lebih awal. Hanya Mendagri menafsirkan Jokowi tetap harus mengikuti aturan yang ada.

“Kalau sekarang dia (Jokowi) gini dah sibuk bagaimana? Pandai-pandai kamu saja lah atur waktu, kata Pak Mendagri. Itu gara-gara Mendagri baru boleh cuti pas penetapan. Itu yang saya nggak terima tapi aku nggak mau debat Pak Mendagri, ngapain,” jelas Ahok.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *