oleh

Kapolres dan Istrinya Dilarang Pakai Ajudan

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) atau pejabat yang setara, termasuk para istrinya di seluruh Indonesia dilarang menggunakan ajudan.

Aturan baru itu dikatakan Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Badrodin Haiti, Selasa (29/4). Menurut Badrodin, aturan ini berlaku sejak lama. Bila kapolres hendak memakai jasa sopir atau sekretaris pribadi, cukup diambil dari PNS saja

“Demi efektifitas penggunaan anggota kepolisian dan pelayanan kepada warga, penggunaan ajudan bagi kapolres, pejabat setara, serta jajaran yang ada di bawahnya dilarang,” kata Badrodin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Peraturan ini tertuang dalam telegram rahasia (TR) Wakapolri Komjen Pol Badroddin Haiti, 28 April 2014. Menurut Badrodin, peraturan dikeluarkan untuk memprioritaskan distribusi anggota Polri ke polres dan polsek di seluruh Indonesia.

“Mabes Polri prioritaskan pelayanan kepada masyarakat, sehingga personel Polri 80 persennya ada di polres dan polsek. Nah, yang di polres ini jangan dijadikan ajudan. Optimalkan saja untuk pelayanan,” kata Badrodin.

Selain itu, penggunaan ajudan kapolres tidak didasarkan peraturan resmi Polri. Menurut Badrodin, aturan yang memperbolehkan penggunaan ajudan hanya untuk Kapolda ke atas.

“Kapolres enggak usah. Kalau mau pakai sopir atau Spri (sekretaris pribadi), (Kapolres) cukup pakai PNS saja. Biar anggota yang sudah dikerahkan ke polres/polsek ini diberdayakan untuk operasional,” kata Badrodin.(mi/sof/ti)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *