oleh

IMAM SUDJARWO PIMPIN PBVSI 2014-2018

IMAMPOSKOTA.CO – Mantan Irwasum Mabes Polri Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo resmi memimpin Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) periode 2014-2018 setelah ditetapkan secara aklamasi pada musyawarah nasional (munas) induk organisasi bola voli itu di Jakarta, Sabtu.

Imam Sudjarwo akan menggantikan posisi mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Sutanto yang telah usai masa jabatannya. Sutanto selama ini telah memimpin PP PBVSI selama dua periode.

“Saya terpilih secara aklamasi oleh semua peserta munas. Yang jelas ini adalah amanah buat saya untuk kembali membangun bola voli nasional agar bisa bersaing dikancah internasional,” kata Imam Sudjarwo usai terpilih.

Dengan mendapatkan kepercayaan ini, kata dia, pihaknya akan langsung bergerak cepat untuk melakukan perubahan baik secara organisasi maupun pembinaan atlet yang dipersiapkan untuk turun dikejuaraan baik level nasional maupun internasional.

Menurut dia, perkembangan bola voli di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang kurang maksimal, apalagi pada pada tahun-tahun sebelumnya cabang ini selalu meraih prestasi terbaik terutama dilevel Asia Tenggara.

Namun, saat ini prestasi cabang olahraga bola voli terutama indoor kalah dengan negara lain terutama Thailand. Saat ini di sektor putra masih tertahan diposisi dua dan di sektor putri tertahan diposisi tiga. Kondisi ini berbeda dengan voli pantai.

“Voli pantai putra sudah meraih emas, sedangkan putri perak. Ini hasil SEA Games 2011 lalu. Makanya kami akan terus mendorong proses pembinaannya,” katanya menambahkan.

Demi mendapatkan atlet potensial, mantan Komandan Brimob itu menjelaskan, pihaknya akan melakukan pencarian bibit-bibit atlet hingga pelosok desa. Apalagi dengan latar belakang kepolisian akan mempermudah untuk mencari bakat pemain tersebut.

“Di desa-desa ada Babinkambtibmas. Posisi itu yang akan kami manfaatkan untuk menjaring atlet-atlet potensial. Untuk itu diperlukan sinergi,” kata Imam menegaskan.

Selain melakukan pencarian langsung, pihaknya juga akan kembali menghidupkan kejurda dan kejurnas bola voli selain Proliga maupun Livoli yang selama ini sudah berjalan. Piala Kapolri yang beberapa tahun terhenti rencananya juga akan dihidupkan kembali.

Khusus untuk persiapan Asian Games 2014, pihaknya meminta kepada jajaran pelatih yang selama ini menangani atlet untuk bekerja dengan maksimal. Hal ini dilakukan agar target untuk meraih medali pada kejuaraan olahraga terbesar di Asia itu bisa tercapai.

Untuk menghadapi Asian Games 2014 di Incheon Korea, PP PBVSI telah menyiapkan dua pasangan pemain putra yaitu Koko Prasetyo Darkuncoro/Ade Chandra dan pasangan Dian Putra Santoso/Fachriansyah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *