oleh

GUBERNUR JATIM MENGAKU TAK DITUNJUK TIM SUKSES PRABOWO

soewkarwoPOSKOTA.CO – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyatakan hingga kini belum ada pembicaraan apapun terkait informasi penunjukan dirinya sebagai ketua tim sukses pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa (PS-HR) untuk wilayah Jawa Timur, namun dirinya memilih netral.

“Tidak ada penunjukkan sebagai tim sukses, (saya) tetap netral,” katanya di Surabaya, Kamis, menanggapi pernyataan ketua harian Tim Sukses Prabowo-Hatta, Zulkifli Hasan terkait penunjukan Gubernur Jatim Soekarwo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai tim sukses PS-HR.

Tidak hanya Soekarwo, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf juga ditunjuk sebagai salah satu tim sukses pasangan tersebut.

“Sikap Partai Demokrat dalam Rapimnas sudah jelas tidak mendukung salah satu pasangan atau netral. Sejauh ini belum ada perubahan, itulah yang harus dipegang, jadi saya tetap menghormati keputusan partai yang tidak memihak kepada pasangan Prabowo-Hatta atau Jokowi-Jusuf Kalla,” ucapnya.

Ketika ditanya sikapnya menolak atau menerima jika ada tawaran, ia menjawab, “Bagaimana menolak atau menerima, tawaran atau pembicaraan saja tidak ada,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan tidak pernah ada penunjukan dirinya sebagai tim sukses Prabowo-Hatta.

“Sejauh ini belum ada pembicaraan. Bagi saya, situasi saat ini belum memungkinkan,” kata Gus Ipul yang dengan tegas menyatakan pernyataan tentang dirinya itu kemungkinan baru wacana yang dilontarkan Zulkifli Hasan.

Sebelumnya, calon wapres Hatta Rajasa mengatakan tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terdiri dari berbagai unsur yang berasal dari kader partai pengusung maupun di luar itu.

“Untuk ketua tim sukses yaitu Mahfud MD, sedangkan yang menjadi ketua harian adalah Zulkifli Hasan yang akan dibantu oleh George Toisutta,” tutur Ketua Umum DPP PAN itu.

Hingga pendaftaran tutup, KPU hanya menerima dua pasangan yang mendaftar untuk Pilpres pada 9 Juli 2014 yakni pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JW-JK) yang didukung PDIP, Nasdem, PKB, dan Hanura, serta pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (PS-HR) yang didukung Gerindra, Golkar, PKS, PAN, PPP.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *