oleh

Gotong Royong Warisan Leluhur Harus Dilaksanakan

gotong royong
gotong royong

POSKOTA.CO – Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan kegotong royongan di daerah ini telah diwariskan oleh leluhur sejak dahulu kala melalui nilai-nilai yang berkembang di masyarakat dan menjadi bagian dari sistem budaya serta modal sosial bangsa.

“Kegotong-royongan masyarakat Maluku diaktualisasikan melalui budaya masohi, badati, maaren dan maano yang sampai saat ini masih terus dilaksanakan oleh masyarakat di daerah ini dalam membangun desa/negeri/ohoi/kampung,” kata Gubernur Said, di Ambon, Selasa.

Ia mengatakan hal itu pada kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-11 dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke- 42 Tahun 2014.

Menurut dia, masyarakat Maluku sejak dahulu sudah mengenal prinsip-prinsip kegotong royongan melalui budaya masohi, badati, maaren dan maano dalam membangun desa/negeri/ohoi/kampung yang merupakan pranata sosial dan menjadi kebanggaan seluruh rakyat di daerah ini.

“Partisipasi masyarakat untuk membangun Maluku sekarang dan akan datang hendaknya terus dilandasi dengan semangat kegotong royongan,” ujar Said.

Ia mengatakan juga hari Kesatuan Gerak PKK yang diperingati setiap tahun harus menjadi inspirasi semua elemen masyarakat dan tidak lagi mempersoalkan emansipasi kaum perempuagerakan.

“Saya menilai gerakan PKK merupakan elemen sosial masyarakat yang memiliki banyak fungsi, sehingga dalam peringatannya, tidak hanya sekedar kegiatan rutinitas setiap tahun, tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan syukur atas karya nyata PKK selama ini,” tandas Gubernur Said.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *