oleh

Garuda Indonesia kembali gelar ‘World Photo Contest’

 Djunadi Putra Satrio.
Djunadi Putra Satrio.

POSKOTA.CO – PELANCONG yang hobi fotografi punya kesempatan ikut kontes fotografi berhadiah ratusan juta rupiah, di ajang Garuda Indonesia World Photo Contest 2014.

Obyek foto yang bisa disertakan adalah seputar destinasi wisata di Indonesia, yang jumlahnya banyak dan eksotis. Hal itu dikatakan oleh VP Marketing Garuda Indonesia Djunadi Putra Satrio.

“GAWPC (Garuda Indonesia World Photo Contest) adalah acara tahunan yang sudah berjalan dari tahun 2007. Dulu pesertanya hanya segelintir, tapi sekarang makin berkembang pesat,” kata Djunadi Putra Satrio dalam jumpa pers GAWPC 2014 di Auditorium Garuda City Center Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Berkat bantuan banyak pihak, termasuk komunitas fotografi yang mendukung penuh acara ini, event ini menjadi berskala internasional. Buktinya peserta event kontes foto GAWPC banyak dari luar negeri.

“Tahun lalu pesertanya bukan hanya dari Indonesia dan Asia Tenggara, tapi juga dari Eropa,” tambah Djunadi

Peminat komunitas fotografi di dunia makin meningkat. Tahun lalu ada 65.000 foto dari 19.000 peserta yang berasal dari 64 negara. Peserta yang submit foto di website GAWPC ada sekitar 15-20% peserta internasional. Djunadi mengharap tahun ini dapat memecahkan rekor baru. Cara penilaian dan tema foto masih sama dengan kemarin.

“Tema GAWPC 2014 adalah Amazing World, dengan 3 kategori nature, culture dan people,” imbuh Djunadi.

Tahun ini dicari 15 foto terbaik. Total hadiah yang diberikan kepada pemenang sebesar Rp 110 juta. Saat final nanti, para finalis diajak hunting foto ke Labuan Bajo.

Kontesnya sudah berlangsung dari tanggal 12 Maret lalu dan berlangsung hingga 12 Mei 2014 mendatang. Traveler yang berminat bisa submit foto di gawpc.garuda-indonesia.com. 5 Pemenang sesuai kategori akan diumumkan bulan Juni mendatang.

Djunadi menambahkan, kegiatan foto contest ini merupakan salah satu bagian promosi Garuda Indonesia.

“Ini untuk meningkatkan awarenes masyarakat dunia tentang keberadaan Garuda Indonesia. Karena kita pernah punya banyak penerbangan keluar negeri, dan sekarang hanya ke Belanda,” katanya. (tis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *