oleh

Endriartono: Sita Harta Para Koruptor

Sederet mobil Wawan yang disita KPK. (DOK)
Sederet mobil Wawan yang disita KPK. (DOK)

POSKOTA.CO – Mantan Panglima TNI Jenderal (Pur) Endriartono Sutarto mengatakan dalam upaya pemberantasan korupsi perlu ditempuh sanksi berupa penyitaan hasil korupsi dari para koruptor selain juga hukuman kurungan penjara.
“Pemerintah harus menyita kembali jumlah harta yang dimiliki koruptor sesuai dengan nilai yang terbukti dikorupsinya.
Misalkan ambil Rp30 miliar, sita Rp30 miliar, tentunya dengan sanksi hukuman kurungan yang seberat-beratnya,” kata Endriartono dalam Debat Bernegara antara 11 peserta Konvensi Calon Presiden di Partai Demokrat di Makassar, Rabu (5/3).
BERPIKIR ULANG
Endriartono yang juga salah satu peserta Konvensi Capres Partai Demokrat itu mengemukakan, penghukuman untuk koruptor memang harus disertai sanksi yang membuat orang berpikir ulang saat akan melakukan tindak korupsi.
“Itu membuat orang berpikir dua tiga kali sebelum korupsi,” katanya.
Akan tetapi, Endriartono mengaku tidak setuju dengan sanksi pemiskinan dengan mengambil alih seluruh harta yang dimiliki koruptor.
Di sisi lain, penerapan sanksi dan hukuman harus berjalan seiring dengan sejumlah langkah pencegahan korupsi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *